alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Rupanya Ini Yang Dicari Polisi Dalam Ops Lilin Semeru Kota Malang

MALANG KOTA – Ada yang berbeda dengan Operasi (Ops) Lilin Semeru di pengujung tahun 2020 ini. Bila sebelum-sebelumnya petugas mengarahkan fokus kepada sektor keamanan, tahun ini ada perhatian khusus terkait Covid-19. Yakni mengawal penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Untuk menunjukkan kesiapan, kemarin (21/12) pagi digelar apel pasukan di lapangan Mapolresta Malang Kota. Selain Walikota Malang, Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona juga hadir bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Sutiaji menyebut bila operasi yang digelar selama 15 hari, tepatnya 21 Desember sampai 4 Januari 2021 itu bakal menitiktekankan pada dua hal. ”Yakni terorisme dan Covid-19. Sesuai yang disampaikan oleh Kapolri, bahwa yang menghantui sekarang adalah kerumunan banyak orang,” kata dia.

Untuk memudahkan proses pemantauan, ada 3 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan yang disiapkan. Belum cukup dengan itu, ada pula pos pantau yang akan di dirikan. ”Pos pantau nanti ada di seputar Adiputro dan Tol Madyopuro,” tambah Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.
Ia menyebut tak kurang dari 800 personel gabungan yang telah disiapkan untuk menggeber operasi tersebut. ”Ada 500 personel dari anggota kepolisian, 100 dari TNI. Sisanya dari instansi lain, seperti Pemkot dan lain-lain,” sebut dia.

Soal potensi terorisme, ia memastikan bila pihaknya sudah melakukan monitoring. ”Di sejumlah daerah sudah mulai banyak jaringan sel-sel teroris yang ditangkap. Ini jadi antisipasi kami karena ini bulan Desember,” imbuh mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut.

Pewarta: Biyan Hanindito

MALANG KOTA – Ada yang berbeda dengan Operasi (Ops) Lilin Semeru di pengujung tahun 2020 ini. Bila sebelum-sebelumnya petugas mengarahkan fokus kepada sektor keamanan, tahun ini ada perhatian khusus terkait Covid-19. Yakni mengawal penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Untuk menunjukkan kesiapan, kemarin (21/12) pagi digelar apel pasukan di lapangan Mapolresta Malang Kota. Selain Walikota Malang, Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona juga hadir bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Sutiaji menyebut bila operasi yang digelar selama 15 hari, tepatnya 21 Desember sampai 4 Januari 2021 itu bakal menitiktekankan pada dua hal. ”Yakni terorisme dan Covid-19. Sesuai yang disampaikan oleh Kapolri, bahwa yang menghantui sekarang adalah kerumunan banyak orang,” kata dia.

Untuk memudahkan proses pemantauan, ada 3 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan yang disiapkan. Belum cukup dengan itu, ada pula pos pantau yang akan di dirikan. ”Pos pantau nanti ada di seputar Adiputro dan Tol Madyopuro,” tambah Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.
Ia menyebut tak kurang dari 800 personel gabungan yang telah disiapkan untuk menggeber operasi tersebut. ”Ada 500 personel dari anggota kepolisian, 100 dari TNI. Sisanya dari instansi lain, seperti Pemkot dan lain-lain,” sebut dia.

Soal potensi terorisme, ia memastikan bila pihaknya sudah melakukan monitoring. ”Di sejumlah daerah sudah mulai banyak jaringan sel-sel teroris yang ditangkap. Ini jadi antisipasi kami karena ini bulan Desember,” imbuh mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut.

Pewarta: Biyan Hanindito

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/