alexametrics
25C
Malang
Tuesday, 2 March 2021

Unisma Siapkan Anggaran Rp 300 Juta Untuk Bangun Lab Anggrek

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) sedang menyiapkan laboratorium anggrek di rooftop gedung perpustakaan kampus. Total dana yang disiapkan mencapai sekitar Rp 300 juta.

Dana ini untuk pembangunan lokasi yang berkonsep seperti green house sekitar 10 x 18 meter. Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri Bakri MSi menyampaikan, tempat ini juga bisa digunakan mahasiswa untuk belajar, baik secara bisnis maupun laboratorium.

”Kami juga kerjasama dengan alumni. Kebetulan ada alumni yang menekuni bidang anggrek ini,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Dia menambahkan, anggrek yang diproduksi di green house tersebut nantinya akan diproyeksikan untuk pasar ekspor. Menurutnya, permintaan komoditas anggrek dari konsumen luar negeri masih sangat besar.

”Makanya, kami gandeng alumni tadi. Pasar ekspor masih besar peluangnya,” imbuh dia.

Lebih lanjut, hal ini juga dalam upaya menyiapkan kebijakan pusat yang diterapkan di perguruan tinggi. Yaitu kampus merdeka belajar. ”Kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan program pusat ini,” jelas Maskuri.

Ia mengatakan,s elama pandemi, Unisma masih terus melakukan perkuliahan daring, termasuk penerapan protokol kesehatan di lingkungan kampus. ”Kami selalu imbau agar semua fakultas dan lembaga di kampus untuk menerapkan protokol kesehatan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) sedang menyiapkan laboratorium anggrek di rooftop gedung perpustakaan kampus. Total dana yang disiapkan mencapai sekitar Rp 300 juta.

Dana ini untuk pembangunan lokasi yang berkonsep seperti green house sekitar 10 x 18 meter. Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri Bakri MSi menyampaikan, tempat ini juga bisa digunakan mahasiswa untuk belajar, baik secara bisnis maupun laboratorium.

”Kami juga kerjasama dengan alumni. Kebetulan ada alumni yang menekuni bidang anggrek ini,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Dia menambahkan, anggrek yang diproduksi di green house tersebut nantinya akan diproyeksikan untuk pasar ekspor. Menurutnya, permintaan komoditas anggrek dari konsumen luar negeri masih sangat besar.

”Makanya, kami gandeng alumni tadi. Pasar ekspor masih besar peluangnya,” imbuh dia.

Lebih lanjut, hal ini juga dalam upaya menyiapkan kebijakan pusat yang diterapkan di perguruan tinggi. Yaitu kampus merdeka belajar. ”Kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan program pusat ini,” jelas Maskuri.

Ia mengatakan,s elama pandemi, Unisma masih terus melakukan perkuliahan daring, termasuk penerapan protokol kesehatan di lingkungan kampus. ”Kami selalu imbau agar semua fakultas dan lembaga di kampus untuk menerapkan protokol kesehatan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru