alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Promo Wisata Satu Branding, Begini Konsep untuk Kota Batu!

MALANG-Terhadap kerja sama ini, Kota Batu sudah cukup siap. Bahkan untuk mengawali kerja sama yang sudah ditandatangani pada September 2021 itu, rencana akan ada gowes bareng.

Rutenya start di Kota Batu dan check point di Kabupaten Malang dan Kota Malang.  “Nanti dari kerja sama ini akan ada rebranding pariwisata dan event yang mengatasnamakan Malang Raya,” ucap Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Wisata, Dinas Pariwisata Kota Batu, Nova Dwi Andriany.

Lebih lanjut dia mengatakan ke depan nanti  tiga daerah akan saling melakukan promosi wisata. “Untuk sekarang ini sudah mulai kita lakukan. Dengan cara saling promosi wisata di sosial media,” ungkapnya. Menurutnya, nanti akan ada pembahasan kembali mengenai detail perjanjian. “Dalam branding baru ini Kota Batu juga ingin disebut. Biar nggak Malang Raya penyebutannya. Tapi itu nanti nggak tahu gimana. Yang jelas sementara ini masih Malang Raya,” jelas Nova lagi.

Saat ini Kota Batu sendiri sudah menyiapkan beberapa program dalam sinergitas Ini. Di antaranya aplikasi atau website yang berisi promosi bersama pariwisata Malang Raya. Pengembangan bersama pariwisata dan event kebudayaan bersama.

“Untuk agenda kami sudah usulkan akan ada event gowes di awal. Kalau dulu itu diselenggarakan Kota Batu Sendiri. Tapi sekarang check pointnya nambah ke 2 daerah itu,” jelas Nova. Lokasi check point juga akan diprioritaskan pada desa-desa wisata se-Malang Raya.

Sementara itu menurut Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, kerja sama ini merupakan sinergi positif se-Malang Raya. “Potensi wisata Malang Raya ini kan beragam mulai dari pantai sampai gunung. Jadi ya harus dibagi rata bagaimana kita bisa mempromosikan ini bersama,” serunya saat ditemui oleh wartawan koran ini di SDN Oro-Oro Ombo 3.

Sehingga dia mencotohkan bagaimana seharusnya promosi itu dilakukan. “Bisa dengan paket wisata bersama di Malang Raya,” tegas pria berkacamata ini. Hal itu menjadi salah satu yang bisa dilakukan. Mengingat di Kota Batu memiliki potensi wisata alam berupa gunung dan wisata buatan. Di Kota Malang memiliki potensi kuliner. Serta di Kabupaten Malang memiliki potensi wisata alam pantai.

“Nanti dari Kabupaten Malang wisatawan melihat pantai. Setelah itu bisa makan di Kota Malang. Lalu setelahnya bisa menginap di Kota Batu,” terang dia. Sehingga dengan tegas dirinya mengatakan setuju dan mendukung penuh kerja sama pariwisata ini. (iik/fif/adn/abm)

MALANG-Terhadap kerja sama ini, Kota Batu sudah cukup siap. Bahkan untuk mengawali kerja sama yang sudah ditandatangani pada September 2021 itu, rencana akan ada gowes bareng.

Rutenya start di Kota Batu dan check point di Kabupaten Malang dan Kota Malang.  “Nanti dari kerja sama ini akan ada rebranding pariwisata dan event yang mengatasnamakan Malang Raya,” ucap Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Wisata, Dinas Pariwisata Kota Batu, Nova Dwi Andriany.

Lebih lanjut dia mengatakan ke depan nanti  tiga daerah akan saling melakukan promosi wisata. “Untuk sekarang ini sudah mulai kita lakukan. Dengan cara saling promosi wisata di sosial media,” ungkapnya. Menurutnya, nanti akan ada pembahasan kembali mengenai detail perjanjian. “Dalam branding baru ini Kota Batu juga ingin disebut. Biar nggak Malang Raya penyebutannya. Tapi itu nanti nggak tahu gimana. Yang jelas sementara ini masih Malang Raya,” jelas Nova lagi.

Saat ini Kota Batu sendiri sudah menyiapkan beberapa program dalam sinergitas Ini. Di antaranya aplikasi atau website yang berisi promosi bersama pariwisata Malang Raya. Pengembangan bersama pariwisata dan event kebudayaan bersama.

“Untuk agenda kami sudah usulkan akan ada event gowes di awal. Kalau dulu itu diselenggarakan Kota Batu Sendiri. Tapi sekarang check pointnya nambah ke 2 daerah itu,” jelas Nova. Lokasi check point juga akan diprioritaskan pada desa-desa wisata se-Malang Raya.

Sementara itu menurut Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, kerja sama ini merupakan sinergi positif se-Malang Raya. “Potensi wisata Malang Raya ini kan beragam mulai dari pantai sampai gunung. Jadi ya harus dibagi rata bagaimana kita bisa mempromosikan ini bersama,” serunya saat ditemui oleh wartawan koran ini di SDN Oro-Oro Ombo 3.

Sehingga dia mencotohkan bagaimana seharusnya promosi itu dilakukan. “Bisa dengan paket wisata bersama di Malang Raya,” tegas pria berkacamata ini. Hal itu menjadi salah satu yang bisa dilakukan. Mengingat di Kota Batu memiliki potensi wisata alam berupa gunung dan wisata buatan. Di Kota Malang memiliki potensi kuliner. Serta di Kabupaten Malang memiliki potensi wisata alam pantai.

“Nanti dari Kabupaten Malang wisatawan melihat pantai. Setelah itu bisa makan di Kota Malang. Lalu setelahnya bisa menginap di Kota Batu,” terang dia. Sehingga dengan tegas dirinya mengatakan setuju dan mendukung penuh kerja sama pariwisata ini. (iik/fif/adn/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/