alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Wisata Gunung Bromo Dibuka Lagi, TNBTS Larang Lansia dan Bumil Masuk

MALANG – Setelah 11 hari ditutup selama libur lebaran, besok (24/5) wisata Gunung Bromo bakal dibuka lagi untuk wisatawan. Meskin begitu, tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati pesona Bromo.

Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat mengatakan ada beberapa syarat yang harus dilengkapi para wisatawan saat berkunjung. Yang pertama, pemesanan tiket hanya bisa didapatkan secara online. “Pembelian tiket masuk hanya dilayani secara online,” ucapnya.

Selain itu, TNBTS juga memberlakukan pembatasan usia. Yakni mereka yang berumur di atas 60 tahun tidak diizinkan untuk berwisata di sana. Termasuk ibu hamil (bumil) juga tidak diperbolehkan masuk ke areal Bromo dan sekitarnya.

“Ketika di tempat wisata, para pengunjung wajib menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker dan membawa hand sanitizer. Pengunjung juga diwajibkan membawa kresek kecil untuk membuang masker,” imbuhnya.

Agar komitmen untuk tidak berkerumun bisa tetap ditegakkan, pengelola TNBTS juga telah mengatur jumlah kuota kunjungan di setiap destinasi yang ada di TNBTS. Seperti di Bukit Cinta, hanya dapat didatangi 56 orang perhari. Sedangkan untuk Bukit Kedaluh 172 orang perhari, Penanjakan 339 orang perhari, Mentigen 200 orang dan Savana Teletubise 867 orang perhari.

“Dengan aturan seperti ini, harapan kami TNBTS tetap bisa menjadi destinasi yang aman. Masyarakat yang ingin berkunjung jadi tak takut tertular Covid-19. Sehingga meskipun di tengah pandemi, wisata bisa tetap diizinkan buka,” pungkas Syarif.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

MALANG – Setelah 11 hari ditutup selama libur lebaran, besok (24/5) wisata Gunung Bromo bakal dibuka lagi untuk wisatawan. Meskin begitu, tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati pesona Bromo.

Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat mengatakan ada beberapa syarat yang harus dilengkapi para wisatawan saat berkunjung. Yang pertama, pemesanan tiket hanya bisa didapatkan secara online. “Pembelian tiket masuk hanya dilayani secara online,” ucapnya.

Selain itu, TNBTS juga memberlakukan pembatasan usia. Yakni mereka yang berumur di atas 60 tahun tidak diizinkan untuk berwisata di sana. Termasuk ibu hamil (bumil) juga tidak diperbolehkan masuk ke areal Bromo dan sekitarnya.

“Ketika di tempat wisata, para pengunjung wajib menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker dan membawa hand sanitizer. Pengunjung juga diwajibkan membawa kresek kecil untuk membuang masker,” imbuhnya.

Agar komitmen untuk tidak berkerumun bisa tetap ditegakkan, pengelola TNBTS juga telah mengatur jumlah kuota kunjungan di setiap destinasi yang ada di TNBTS. Seperti di Bukit Cinta, hanya dapat didatangi 56 orang perhari. Sedangkan untuk Bukit Kedaluh 172 orang perhari, Penanjakan 339 orang perhari, Mentigen 200 orang dan Savana Teletubise 867 orang perhari.

“Dengan aturan seperti ini, harapan kami TNBTS tetap bisa menjadi destinasi yang aman. Masyarakat yang ingin berkunjung jadi tak takut tertular Covid-19. Sehingga meskipun di tengah pandemi, wisata bisa tetap diizinkan buka,” pungkas Syarif.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/