alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Puskesmas Kendalkerep Pantau Protokol Kesehatan Para Kader Posyandu

KOTA MALANG – Kesehatan ibu dan anak menjadi fokus Dinas Kesehatan Kota Malang di tengah pandemi Covid-19. Melalui Puskesmas Kendalkerep, Dinkes Kota Malang memantau secara ketat pelaksanaan program-program kesehatan ibu dan anak agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang baru.
“Kami meminta posyandu untuk kembali melakukan pertemuan para kader. Selain untuk refreshing, juga untuk mengedukasi mereka terkait protokol kesehatan,” jelas Kepala Puskesmas Kendalkerep, dr A A I Ngurah Kunti Putri.
Perempuan berdarah Bali ini menuturkan, banyak dari kader posyandu yang masih belum menerapkan protokol kesehatan. Ia mencontohkan, saat visitasi ke rumah warga, kader tidak melakukan janji temu terlebih dahulu.
“Asal datang, sehingga tidak tahu apakah warga yang sedang didatangi sedang sakit atau tidak. Idealnya melakukan janji temu, terutama di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” kata Kunti.
Puskesmas, lanjut Kunti memastikan para ibu hamil dan balita mendapatkan hak kesehatan. Oleh karena itu ia meminta posyandu melakukan kegiatan kesehatan rutin, namun dengan protokol kesehatan. Misalnya saja pertemuan dibagi dalam beberapa termin sehingga jumlah yang dilayani dalam satu waktu tidak terlalu banyak.
Kunti menambahkan, ibu hamil menjadi salah satu kelompok berisiko tinggi tertular penyakit di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, ia menghimbau agar ibu hamil terutama yang berada pada periode trimester pertama untuk memeriksakan diri ke Puskesmas.
“Karena pada trimester pertama ada pemeriksaan triple eliminasi terdiri dari hepatitis, HIV, dan Sipilis. Pemeriksaan tersebut gratis karena merupakan bagian dari program pemerintah,” terang Kunti.
Selain trimester pertama, pemeriksaan wajib ke puskesmas juga harus dilakukan 1 bulan sebelum kelahiran.
“Selama rentang periode tersebut, pemeriksaan dilakukan sesuai kebutuhan. Jangan keluar rumah jika tak perlu, rajin cuci tangan terutama setelah kontak dengan barang maupun orang dari luar rumah, dan makan makanan bergizi,” pungkas dia.
Foto: Puskesmas Kendalkerep
Penyunting: Fia

KOTA MALANG – Kesehatan ibu dan anak menjadi fokus Dinas Kesehatan Kota Malang di tengah pandemi Covid-19. Melalui Puskesmas Kendalkerep, Dinkes Kota Malang memantau secara ketat pelaksanaan program-program kesehatan ibu dan anak agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang baru.
“Kami meminta posyandu untuk kembali melakukan pertemuan para kader. Selain untuk refreshing, juga untuk mengedukasi mereka terkait protokol kesehatan,” jelas Kepala Puskesmas Kendalkerep, dr A A I Ngurah Kunti Putri.
Perempuan berdarah Bali ini menuturkan, banyak dari kader posyandu yang masih belum menerapkan protokol kesehatan. Ia mencontohkan, saat visitasi ke rumah warga, kader tidak melakukan janji temu terlebih dahulu.
“Asal datang, sehingga tidak tahu apakah warga yang sedang didatangi sedang sakit atau tidak. Idealnya melakukan janji temu, terutama di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” kata Kunti.
Puskesmas, lanjut Kunti memastikan para ibu hamil dan balita mendapatkan hak kesehatan. Oleh karena itu ia meminta posyandu melakukan kegiatan kesehatan rutin, namun dengan protokol kesehatan. Misalnya saja pertemuan dibagi dalam beberapa termin sehingga jumlah yang dilayani dalam satu waktu tidak terlalu banyak.
Kunti menambahkan, ibu hamil menjadi salah satu kelompok berisiko tinggi tertular penyakit di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, ia menghimbau agar ibu hamil terutama yang berada pada periode trimester pertama untuk memeriksakan diri ke Puskesmas.
“Karena pada trimester pertama ada pemeriksaan triple eliminasi terdiri dari hepatitis, HIV, dan Sipilis. Pemeriksaan tersebut gratis karena merupakan bagian dari program pemerintah,” terang Kunti.
Selain trimester pertama, pemeriksaan wajib ke puskesmas juga harus dilakukan 1 bulan sebelum kelahiran.
“Selama rentang periode tersebut, pemeriksaan dilakukan sesuai kebutuhan. Jangan keluar rumah jika tak perlu, rajin cuci tangan terutama setelah kontak dengan barang maupun orang dari luar rumah, dan makan makanan bergizi,” pungkas dia.
Foto: Puskesmas Kendalkerep
Penyunting: Fia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/