alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Pemkot Malang Serahkan 760 Sertifikat Tanah

KOTA MALANG – Pemkot Malang menyerahkan 760 sertifikat tanah kepada warga Kota Malang, di Balai Kota, pagi ini (24/8). Dari total sertifikat, 300 di antaranya berada di Kelurahan Gadang.

Sementara itu, sisanya, 150 bidang berada di Kelurahan Kedungkandang, 100 bidang di Kelurahan Buring, 60 bidang di Kelurahan Bumiayu, 100 bidang di Kelurahan Bandungrejosari, dan 50 bidang di Kelurahan Wonokoyo.

Selain itu, diserahkan pula 106 bidang sertifikat tanah aset Pemkot Malang. Rinciannya, 61 bidang dari kegiatan rutin, dan 45 bidang dari PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).

“Di pertengahan tahun 2020 ini sudah diselesaikan 106 bidang, dan berikutnya ditargetkan lebih dari 140 bidang lagi yang harus terselesaikan. Tahun depan kami targetkan dua kali lipat, kami minta 300 minimal bisa diselesaikan. Sehingga lebih dari 4000 aset-aset pemerintah kota. Harapan kami, legalitas menjadi milik kita semua.” ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Melalui PTSL tersebut diharapkan pada tahun 2021 seluruh bidang tanah yang berada di wilayah Kota Malang telah terukur dan diterbitkan sertifikat hak atas tanahnya. Sehingga Kota Malang akan menjadi Kota Lengkap dalam pendaftaran tanah.

“Legalitas memang penting, sehingga meminimalisir konflik di lapangan” tegas Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Kota Malag, Sulam Samsul menyatakan bahwa dia menarget 3.020 bidang tanah bisa tersertifikasi sebelum 24 September 2020. “Saat ini sudah 1093 bidang atau hampir 70 persen terselesaikan” tandasnya.

Pewarta: Sandra DC
Foto: Humas Pemkot Malang

KOTA MALANG – Pemkot Malang menyerahkan 760 sertifikat tanah kepada warga Kota Malang, di Balai Kota, pagi ini (24/8). Dari total sertifikat, 300 di antaranya berada di Kelurahan Gadang.

Sementara itu, sisanya, 150 bidang berada di Kelurahan Kedungkandang, 100 bidang di Kelurahan Buring, 60 bidang di Kelurahan Bumiayu, 100 bidang di Kelurahan Bandungrejosari, dan 50 bidang di Kelurahan Wonokoyo.

Selain itu, diserahkan pula 106 bidang sertifikat tanah aset Pemkot Malang. Rinciannya, 61 bidang dari kegiatan rutin, dan 45 bidang dari PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).

“Di pertengahan tahun 2020 ini sudah diselesaikan 106 bidang, dan berikutnya ditargetkan lebih dari 140 bidang lagi yang harus terselesaikan. Tahun depan kami targetkan dua kali lipat, kami minta 300 minimal bisa diselesaikan. Sehingga lebih dari 4000 aset-aset pemerintah kota. Harapan kami, legalitas menjadi milik kita semua.” ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Melalui PTSL tersebut diharapkan pada tahun 2021 seluruh bidang tanah yang berada di wilayah Kota Malang telah terukur dan diterbitkan sertifikat hak atas tanahnya. Sehingga Kota Malang akan menjadi Kota Lengkap dalam pendaftaran tanah.

“Legalitas memang penting, sehingga meminimalisir konflik di lapangan” tegas Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Kota Malag, Sulam Samsul menyatakan bahwa dia menarget 3.020 bidang tanah bisa tersertifikasi sebelum 24 September 2020. “Saat ini sudah 1093 bidang atau hampir 70 persen terselesaikan” tandasnya.

Pewarta: Sandra DC
Foto: Humas Pemkot Malang

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/