alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Kejari Kota Malang Terima Pelimpahan DPO Penunggak Pajak

MALANG KOTA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menerima pelimpahan tersangka dari penyidik Dirjen (Direktorat Jenderal) Pajak Kamis sore (25/2). Tersangka bernama Agus Budianto (48) warga Kota Bandung yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama kurang lebih 4 bulan. Agus ditangkap penyidik Dirjen Pajak di Cibubur, Jawa Barat Rabu (24/2).

“Hari ini dilaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik dirjen pajak ke Kejari Kota Malang,” ujar Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Malang Dino Kriesmierdi SH MH

Dino menjelaskan, terdakwa merupakan pengurus PT Ayaro Mulya Kontruksi di Candi Pisang, Kecamatan Sukun Kota Malang. Yang mana, perusahaannya bergerak di bidang jasa kontruksi yang terdaftar sebagai wajib pajak di KPP Pratama Malang Selatan. “Tersangka ini dengan sengaja tidak menyetorkan pajak perusahaan selama setahun, sehingga menyebabkan kerugian negara senilai Rp 855 juta,” ujarnya.

Dikatakan Dino, perbuatan tersangka melanggar UU RI nomor 16 tahun 2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 5 tahu 2008 tentang perubahan ke empat atas UU RI Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan Menjadi Undang Undang jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam pemeriksaan, Dino menyampaikan, motif tersangka menunggak bayar pajak karena tidak ada pendapatan di perusahaannya. “Dia mengaku karena perusahaannya putus kontrak dengan pihak ketiga,”imbuhnya. Usai dilakukan pemeriksaan di Kejari Kota Malang, tersangka langsung dibawa ke Lapas Kelas 1 Malang.

Pewarta: Ulfa Afrian

MALANG KOTA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menerima pelimpahan tersangka dari penyidik Dirjen (Direktorat Jenderal) Pajak Kamis sore (25/2). Tersangka bernama Agus Budianto (48) warga Kota Bandung yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama kurang lebih 4 bulan. Agus ditangkap penyidik Dirjen Pajak di Cibubur, Jawa Barat Rabu (24/2).

“Hari ini dilaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik dirjen pajak ke Kejari Kota Malang,” ujar Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Malang Dino Kriesmierdi SH MH

Dino menjelaskan, terdakwa merupakan pengurus PT Ayaro Mulya Kontruksi di Candi Pisang, Kecamatan Sukun Kota Malang. Yang mana, perusahaannya bergerak di bidang jasa kontruksi yang terdaftar sebagai wajib pajak di KPP Pratama Malang Selatan. “Tersangka ini dengan sengaja tidak menyetorkan pajak perusahaan selama setahun, sehingga menyebabkan kerugian negara senilai Rp 855 juta,” ujarnya.

Dikatakan Dino, perbuatan tersangka melanggar UU RI nomor 16 tahun 2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 5 tahu 2008 tentang perubahan ke empat atas UU RI Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan Menjadi Undang Undang jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam pemeriksaan, Dino menyampaikan, motif tersangka menunggak bayar pajak karena tidak ada pendapatan di perusahaannya. “Dia mengaku karena perusahaannya putus kontrak dengan pihak ketiga,”imbuhnya. Usai dilakukan pemeriksaan di Kejari Kota Malang, tersangka langsung dibawa ke Lapas Kelas 1 Malang.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/