alexametrics
27.9 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

Kantor Lama Kurang Representatif, KPU Kota Batu Boyongan

KOTA BATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu boyongan. Pelaksana pesta demokrasi ini pindah dari kantor lama di Jalan raya Tlekung, Junrejo ke gedung eks kantor BPJS di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu. Apakah bagian dari persiapan Pilkada yang dipercepat?

Ketua KPU Kota Batu Mardiono menyampaikan, pindahnya kantor KPU tersebut bukan karena Kota Batu bakal segera menggelar Pilkada. Namun, karena tuntutan UU Nomor 7 tahun tahun 2017 tentang Pemilu. ”Dalam aturan ini dijelaskan bahwa kantor KPU harus di daerah pusat pemerintahan,” kata pria asal Lumajang ini.

Dia menjelaskan, lokasi kantor lama juga dianggap kurang representatif, terutama saat pelaksanaan Pilkada. Karena berdekatan dengan lokasi SPBU dan tempat wisata. ”Saat ada Pilkada, kantor KPU jadi ramai dan jika terjadi sesuatu, terlalu berisiko,” jelas dia.

Kondisi tersebut sudah disampaikan kepada ke Pemkot Batu. Sehingga, pihaknya lantas dipinjami gedung eks kantor BPJS sebagai kantor baru. ”Kami juga komunikasikan kepada pemerintah soal kepindahan ini. Termasuk UU tadi juga kami sampaikan,” ungkap dia.

Seperti diketahui, saat ini draf revisi UU Pemilu dan Pilkada sudah masuk dalam program prolegnas prioritas DPR RI 2021. Dalam usulan revisi tersebut juga menyangkut rencana pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak selanjutnya, yaitu tahun 2022 dan 2023. Intinya, Pilkada yang rencananya bakal digelar serentak tahun 2024 bakal direvisi akan dimajukan di tahun 2022.

Hal ini tidak seperti UU sebelumnya, dimana Pilkada serentak di seluruh provinsi, kabupaten dan kota digelar pada 2024 atau bersamaan dengan pileg dan pilpres. Dimana Pilkada 2022 nanti akan diikuti daerah yang melakukan Pilkada pada tahun 2017 lalu. Salah satunya adalah Kota Batu yang melaksanakan Pilkada pada Februari 2017. Hal ini merujuk pada pasal 731 ayat (2) dalam draf revisi UU tersebut.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu boyongan. Pelaksana pesta demokrasi ini pindah dari kantor lama di Jalan raya Tlekung, Junrejo ke gedung eks kantor BPJS di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu. Apakah bagian dari persiapan Pilkada yang dipercepat?

Ketua KPU Kota Batu Mardiono menyampaikan, pindahnya kantor KPU tersebut bukan karena Kota Batu bakal segera menggelar Pilkada. Namun, karena tuntutan UU Nomor 7 tahun tahun 2017 tentang Pemilu. ”Dalam aturan ini dijelaskan bahwa kantor KPU harus di daerah pusat pemerintahan,” kata pria asal Lumajang ini.

Dia menjelaskan, lokasi kantor lama juga dianggap kurang representatif, terutama saat pelaksanaan Pilkada. Karena berdekatan dengan lokasi SPBU dan tempat wisata. ”Saat ada Pilkada, kantor KPU jadi ramai dan jika terjadi sesuatu, terlalu berisiko,” jelas dia.

Kondisi tersebut sudah disampaikan kepada ke Pemkot Batu. Sehingga, pihaknya lantas dipinjami gedung eks kantor BPJS sebagai kantor baru. ”Kami juga komunikasikan kepada pemerintah soal kepindahan ini. Termasuk UU tadi juga kami sampaikan,” ungkap dia.

Seperti diketahui, saat ini draf revisi UU Pemilu dan Pilkada sudah masuk dalam program prolegnas prioritas DPR RI 2021. Dalam usulan revisi tersebut juga menyangkut rencana pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak selanjutnya, yaitu tahun 2022 dan 2023. Intinya, Pilkada yang rencananya bakal digelar serentak tahun 2024 bakal direvisi akan dimajukan di tahun 2022.

Hal ini tidak seperti UU sebelumnya, dimana Pilkada serentak di seluruh provinsi, kabupaten dan kota digelar pada 2024 atau bersamaan dengan pileg dan pilpres. Dimana Pilkada 2022 nanti akan diikuti daerah yang melakukan Pilkada pada tahun 2017 lalu. Salah satunya adalah Kota Batu yang melaksanakan Pilkada pada Februari 2017. Hal ini merujuk pada pasal 731 ayat (2) dalam draf revisi UU tersebut.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/