alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Laka Maut Rombongan Ibu-Ibu di Poncokusmo, Ini Kata Keluarga Korban

MALANG – Kecelakaan maut rombongan ibu-ibu di Poncokusumo siang ini (26/5) menjadi duka bagi keluarga korban. Salah satunya Agustian Niko Saputra (17), anak salah seorang korban tewas dalam laka tersebut. Diketahui, rombongan ibu-ibu tersebut adalah warga Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang.

Pemuda yang akrab disapa Niko itu mengaku kaget karena mendapat kabar kecelakaan yang menimpa keluarganya itu. “Kebetulan saya baru bangun tidur dapat telefon untuk dikabari itu,”ungkapnya saat ditemui di instalasi kedokteraan Forensik RSUD Saiful Anwar (RSSA).

Ia menyatakan ada tiga anggota keluarganya yang ikut dalam rombongan tersebut. Dia mengatakan, rombongan ibu-ibu baru pulang arisan di kawasa Ranu Pani, Lumajang.“Bapak, ibu dan adik saya yang ikut, Ibu saya (Elisa) yang tidak selamat, adik saya (Reswan) tidak apa-apa,”ucap pria asal Ledoksari, Tumpang itu.

Sementara untuk ayahnya (Sutrisno), dia mengaku belum mengetahuinya kabar terbarunya. Informasi yang diterima, ayahnya mengalami luka parah di bagian pinggang dan perut.

Seperti diberitakan, sebuah mobil pick up bernopol N 9610 BD yang mengangkut belasan ibu-ibu menabrak pohon. Dilaporkan sedikitnya 5 orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang menyebutkan, kecelakaan tersebut dialami mobil pick up yang membawa rombongan ibu-ibu yang baru pulang dari kawasan Ranu Pani, Lumajang.

Pewarta: Ulfa Afrian

MALANG – Kecelakaan maut rombongan ibu-ibu di Poncokusumo siang ini (26/5) menjadi duka bagi keluarga korban. Salah satunya Agustian Niko Saputra (17), anak salah seorang korban tewas dalam laka tersebut. Diketahui, rombongan ibu-ibu tersebut adalah warga Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang.

Pemuda yang akrab disapa Niko itu mengaku kaget karena mendapat kabar kecelakaan yang menimpa keluarganya itu. “Kebetulan saya baru bangun tidur dapat telefon untuk dikabari itu,”ungkapnya saat ditemui di instalasi kedokteraan Forensik RSUD Saiful Anwar (RSSA).

Ia menyatakan ada tiga anggota keluarganya yang ikut dalam rombongan tersebut. Dia mengatakan, rombongan ibu-ibu baru pulang arisan di kawasa Ranu Pani, Lumajang.“Bapak, ibu dan adik saya yang ikut, Ibu saya (Elisa) yang tidak selamat, adik saya (Reswan) tidak apa-apa,”ucap pria asal Ledoksari, Tumpang itu.

Sementara untuk ayahnya (Sutrisno), dia mengaku belum mengetahuinya kabar terbarunya. Informasi yang diterima, ayahnya mengalami luka parah di bagian pinggang dan perut.

Seperti diberitakan, sebuah mobil pick up bernopol N 9610 BD yang mengangkut belasan ibu-ibu menabrak pohon. Dilaporkan sedikitnya 5 orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang menyebutkan, kecelakaan tersebut dialami mobil pick up yang membawa rombongan ibu-ibu yang baru pulang dari kawasan Ranu Pani, Lumajang.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/