alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Peduli Banjir, PMI Masih Terima dan Salurkan Bantuan

MALANG KOTA-Banjir bandang yang menimpa Kota Batu dan berdampak ke Kota Malang masih menyisakan kesusahan bagi mereka yang terdampak. Di sanalah terlihat tugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dalam menyalurkan bantuan kepada para korban.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (23/11) lalu, di sejumlah titik terdampak banjir di Kota Malang, antara lain Kampung Putih, Senaputra di Kecamatan Klojen, Lingkungan RW 09 Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru dan Kawasan Jodipan, Kecamatan Blimbing. PMI bersama Pramuka Kota Malang menyalurkan bantuan dari The Supreme Master Ching Hai International Association. “Bantuan itu langsung dari Tiongkok diserahkan lewat kami,” terang Kepala PMI Kota Malang Imam Buchori pada Rabu (24/11) sore.

Penyaluran itu sendiri menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. “Kebanyakan bantal dan kasur serta pirantinya, itu di dua wilayah yakni Kampung Putih dan Jodipan,” kata dia. Sisanya, bahan pangan seperti mie instan, sembako dan nasi bungkus menjadi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pihaknya masih membutuhkan seragam sekolah untuk anak-anak daerah terdampak. “Seragam TK sampai SMA untuk Kidul Dalem, Penanggungan dan Oro-oro Dowo, lengkap dengan pernak-pernik kebutuhan sekolah,” sebut Imam.

Penyaluran bantuan itu sendiri sudah dilakukan sebanyak empat kali semenjak bencana itu terjadi beberapa waktu lalu. Total, berdasarkan data yang dihimpun oleh PMI Kota Malang, ada sekitar 246 warga dari lima kelurahan se-Kota Malang yang terdampak. Warga yang hendak menyalurkan sebagian rezekinya dapat menyalurkan lewat PMI Kota Malang. “Cukup datang dan lapor kepada yang piket di Mako PMI Jl. Buring nomor 19,” pungkas Imam.

Pewarta: Biyan Muzaki

MALANG KOTA-Banjir bandang yang menimpa Kota Batu dan berdampak ke Kota Malang masih menyisakan kesusahan bagi mereka yang terdampak. Di sanalah terlihat tugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dalam menyalurkan bantuan kepada para korban.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (23/11) lalu, di sejumlah titik terdampak banjir di Kota Malang, antara lain Kampung Putih, Senaputra di Kecamatan Klojen, Lingkungan RW 09 Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru dan Kawasan Jodipan, Kecamatan Blimbing. PMI bersama Pramuka Kota Malang menyalurkan bantuan dari The Supreme Master Ching Hai International Association. “Bantuan itu langsung dari Tiongkok diserahkan lewat kami,” terang Kepala PMI Kota Malang Imam Buchori pada Rabu (24/11) sore.

Penyaluran itu sendiri menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. “Kebanyakan bantal dan kasur serta pirantinya, itu di dua wilayah yakni Kampung Putih dan Jodipan,” kata dia. Sisanya, bahan pangan seperti mie instan, sembako dan nasi bungkus menjadi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pihaknya masih membutuhkan seragam sekolah untuk anak-anak daerah terdampak. “Seragam TK sampai SMA untuk Kidul Dalem, Penanggungan dan Oro-oro Dowo, lengkap dengan pernak-pernik kebutuhan sekolah,” sebut Imam.

Penyaluran bantuan itu sendiri sudah dilakukan sebanyak empat kali semenjak bencana itu terjadi beberapa waktu lalu. Total, berdasarkan data yang dihimpun oleh PMI Kota Malang, ada sekitar 246 warga dari lima kelurahan se-Kota Malang yang terdampak. Warga yang hendak menyalurkan sebagian rezekinya dapat menyalurkan lewat PMI Kota Malang. “Cukup datang dan lapor kepada yang piket di Mako PMI Jl. Buring nomor 19,” pungkas Imam.

Pewarta: Biyan Muzaki

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru