alexametrics
27.2 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Nasional

Presiden Jokowi Hanya Pakai Singlet saat Vaksinasi, Ini Alasannya

RADAR MALANG – Presiden Jokowi terlihat hanya memakai singlet yang tertutup jaket berwarna merah saat melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang dilaksanakan pada Rabu (27/1) di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berbeda dengan sebelumnya, presiden Jokowi mengenakan kemeja berwarna putih saat melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang telah dilakukan pada Rabu (13/1) lalu.

Melansir dari JawaPos pada Rabu (27/1), Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin mengatakan bahwa pakaian yang dikenakan Presiden Jokowi kali ini ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua

“Untuk kemudahan saat vaksin. Sehingga tidak perlu melipat baju sampai atas,” ujar Bey.

Bey menambahkan, Presiden Jokowi lebih nyaman jika lengannya terbuka saat disuntik vaksin. Sehingga memberikan keleluasaan kepada vaksinator untuk menyuntikkan vaksin Covid-19.

“Sehingga vaksinator tidak perlu meminta kepada Bapak Presiden untuk menaikkan lengan kemeja yang digunakan,” katanya.

Usai divaksin, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan tahap kedua yang telah dilaksanakan pada hari ini (27/1)

“Iya, jadi setelah suntikan yang vaksin yang pertama di 13 Januari yang lalu, sekarang hari ini, saya mendapatkan suntikan vaksin yang kedua. Dan sama seperti yang dilakukan 2 minggu yang lalu, tidak terasa. Kalau dulu setelah 2 jam itu hanya terasa pegal-pegal kalau sekarang saya kira juga sama saja,“ kata Jokowi.

Penulis : Anggi Dianing

RADAR MALANG – Presiden Jokowi terlihat hanya memakai singlet yang tertutup jaket berwarna merah saat melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang dilaksanakan pada Rabu (27/1) di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berbeda dengan sebelumnya, presiden Jokowi mengenakan kemeja berwarna putih saat melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang telah dilakukan pada Rabu (13/1) lalu.

Melansir dari JawaPos pada Rabu (27/1), Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin mengatakan bahwa pakaian yang dikenakan Presiden Jokowi kali ini ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua

“Untuk kemudahan saat vaksin. Sehingga tidak perlu melipat baju sampai atas,” ujar Bey.

Bey menambahkan, Presiden Jokowi lebih nyaman jika lengannya terbuka saat disuntik vaksin. Sehingga memberikan keleluasaan kepada vaksinator untuk menyuntikkan vaksin Covid-19.

“Sehingga vaksinator tidak perlu meminta kepada Bapak Presiden untuk menaikkan lengan kemeja yang digunakan,” katanya.

Usai divaksin, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan tahap kedua yang telah dilaksanakan pada hari ini (27/1)

“Iya, jadi setelah suntikan yang vaksin yang pertama di 13 Januari yang lalu, sekarang hari ini, saya mendapatkan suntikan vaksin yang kedua. Dan sama seperti yang dilakukan 2 minggu yang lalu, tidak terasa. Kalau dulu setelah 2 jam itu hanya terasa pegal-pegal kalau sekarang saya kira juga sama saja,“ kata Jokowi.

Penulis : Anggi Dianing

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/