alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Psikologi 131 Polisi Pemegang Senpi di Tes

KEPANJEN – Sebanyak 131 personel pemegang senjata api (senpi) di Polres Malang menjalani tes psikologi berkala pada, Selasa lalu (25/1). Bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Malang, tes tersebut digawangi oleh Bagian Psikologi Polda Jawa Timur.

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia Polres Malang Kompol Achmad Sueb mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk pemetaan psikologi jajaran personel. “Tes psikologi ini menjadi salah satu syarat yang harus diikuti oleh personel yang memegang senjata api,” kata Sueb, kemarin.

Syarat yang dimaksud berlaku, baik untuk pengajuan izin baru maupun perpanjangan izin masa pinjam pakai senpi dinas. Perwira dengan satu melati di pundaknya itu menambahkan, ada empat tahapan yang harus dilalui peserta dalam tes tersebut. Di antaranya meliputi pembekalan kesehatan psikologi, mapping psikologi perwira, konseling anggota, dan psikologi senpi.

Keempat sesi tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama, kapolsek jajaran, dan anggota perwira, serta bintara di bawah koordinasi Polres Malang. Sueb menekankan agar seluruh anggota yang mengikuti tes berkala itu melaksankaan seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. “Hasil (tes) ini nantinya juga akan menjadi bahan analisa dan evaluasi pimpinan, utamanya untuk mengantisipasi kesalahan atau pelanggaran anggota,” tegas Sueb.

Sebagai informasi, tes psikologi bagi personel pemegang senpi ini dipimpin oleh Ketua Tim Kompol Ningsih Rusdiman selaku Psikolog Kepolisian Muda Tingkat IV Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jatim. (iik/dan)

 

KEPANJEN – Sebanyak 131 personel pemegang senjata api (senpi) di Polres Malang menjalani tes psikologi berkala pada, Selasa lalu (25/1). Bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Malang, tes tersebut digawangi oleh Bagian Psikologi Polda Jawa Timur.

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia Polres Malang Kompol Achmad Sueb mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk pemetaan psikologi jajaran personel. “Tes psikologi ini menjadi salah satu syarat yang harus diikuti oleh personel yang memegang senjata api,” kata Sueb, kemarin.

Syarat yang dimaksud berlaku, baik untuk pengajuan izin baru maupun perpanjangan izin masa pinjam pakai senpi dinas. Perwira dengan satu melati di pundaknya itu menambahkan, ada empat tahapan yang harus dilalui peserta dalam tes tersebut. Di antaranya meliputi pembekalan kesehatan psikologi, mapping psikologi perwira, konseling anggota, dan psikologi senpi.

Keempat sesi tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama, kapolsek jajaran, dan anggota perwira, serta bintara di bawah koordinasi Polres Malang. Sueb menekankan agar seluruh anggota yang mengikuti tes berkala itu melaksankaan seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. “Hasil (tes) ini nantinya juga akan menjadi bahan analisa dan evaluasi pimpinan, utamanya untuk mengantisipasi kesalahan atau pelanggaran anggota,” tegas Sueb.

Sebagai informasi, tes psikologi bagi personel pemegang senpi ini dipimpin oleh Ketua Tim Kompol Ningsih Rusdiman selaku Psikolog Kepolisian Muda Tingkat IV Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jatim. (iik/dan)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/