alexametrics
30C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Pendaki Tersesat di Hawaii Wajib Ganti Biaya Penyelamatan

RADAR MALANG – Pemerintah Hawaii kini sedang mempertimbangkan aturan baru bagi pendaki yang tersesat di wilayah kepulauan tersebut.

Melansir dari Travel and Leisure, Sabtu (27/2), aturan itu diusulkan oleh anggota parlemen Hawaii, karena para pendaki dinilai kerap mengalami masalah di pulau-pulau yang mereka kunjungi dan berakibat pada penyelamatan yang berbahaya serta memakan biaya yang mahal.

Oleh karena itu, rencananya aturan tersebut akan diberlakukan bagi para pendaki yang diketahui menerobos jalur yang tidak boleh dilewati, memasuki properti pribadi yang ditandai dengan jelas, dan mengabaikan tanda lainnya di jalur-jalur yang memang ditutup.

Apabila para pendaki terbukti melanggar, maka mereka akan dikenakan tuduhan pelanggaran ringan dan yang paling ekstrem, mereka diharuskan untuk mengganti biaya penyelamatan.

Namun, terlepas dari rencana pemberlakuan tata tertib tersebut, tentu peristiwa tersesat di alam bebas bisa terjadi pada siapa saja. Lalu, sebenarnya apa yang harus dilakukan saat menghadapi kejadian tersebut ? Merangkum dari Life Hacker, beriku ini 4 hal yang perlu Anda lakukan.

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Saat dihadapkan situasi darurat, kemampuan berfikir logis akan sangat diperlukan guna mengambil keputusan. Maka dari itu usahakan diri Anda tetap rileks dan jangan terlalu panik.

2. Kumpulkan Informasi
Selanjutnya, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari lingkungan sekitar, seperti arah sinar matahari, hembusan angin, dan jika memungkinkan cari tempat lebih tinggi untuk menjangkau sudut pandang yang lebih luas.

3. Cari Tanda-Tanda Kehadiran Manusia
Tips ini dapat dilakukan dengan mencari sisa-sisa sampah plastik, perkemahan, pembakaran kayu, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda akan mudah menelusuri jejak yang bisa membawa keluar dari wilayah tersebut.

4. Rencanakan Perjalanan
Untuk memulai perjalanan keluar, rencanakan dengan hati-hati. Langkah ini bisa dilakukan dengan menandai setiap jejak yang Anda ambil agar tidak menimbulkan kesalahan saat menemukan jalan buntu.

Penulis : Gilang Ilham

RADAR MALANG – Pemerintah Hawaii kini sedang mempertimbangkan aturan baru bagi pendaki yang tersesat di wilayah kepulauan tersebut.

Melansir dari Travel and Leisure, Sabtu (27/2), aturan itu diusulkan oleh anggota parlemen Hawaii, karena para pendaki dinilai kerap mengalami masalah di pulau-pulau yang mereka kunjungi dan berakibat pada penyelamatan yang berbahaya serta memakan biaya yang mahal.

Oleh karena itu, rencananya aturan tersebut akan diberlakukan bagi para pendaki yang diketahui menerobos jalur yang tidak boleh dilewati, memasuki properti pribadi yang ditandai dengan jelas, dan mengabaikan tanda lainnya di jalur-jalur yang memang ditutup.

Apabila para pendaki terbukti melanggar, maka mereka akan dikenakan tuduhan pelanggaran ringan dan yang paling ekstrem, mereka diharuskan untuk mengganti biaya penyelamatan.

Namun, terlepas dari rencana pemberlakuan tata tertib tersebut, tentu peristiwa tersesat di alam bebas bisa terjadi pada siapa saja. Lalu, sebenarnya apa yang harus dilakukan saat menghadapi kejadian tersebut ? Merangkum dari Life Hacker, beriku ini 4 hal yang perlu Anda lakukan.

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Saat dihadapkan situasi darurat, kemampuan berfikir logis akan sangat diperlukan guna mengambil keputusan. Maka dari itu usahakan diri Anda tetap rileks dan jangan terlalu panik.

2. Kumpulkan Informasi
Selanjutnya, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari lingkungan sekitar, seperti arah sinar matahari, hembusan angin, dan jika memungkinkan cari tempat lebih tinggi untuk menjangkau sudut pandang yang lebih luas.

3. Cari Tanda-Tanda Kehadiran Manusia
Tips ini dapat dilakukan dengan mencari sisa-sisa sampah plastik, perkemahan, pembakaran kayu, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda akan mudah menelusuri jejak yang bisa membawa keluar dari wilayah tersebut.

4. Rencanakan Perjalanan
Untuk memulai perjalanan keluar, rencanakan dengan hati-hati. Langkah ini bisa dilakukan dengan menandai setiap jejak yang Anda ambil agar tidak menimbulkan kesalahan saat menemukan jalan buntu.

Penulis : Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru