alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Mobil Tabrak Bocah hingga Tewas di Lawang Diduga Hindari Jalan Rusak

RADAR MALANG – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa BA, 7 di Jalan Pandowo, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang kemarin (26/4) masih diusut polisi. Karena pengemudi mobil tersebut memilih kabur setelah sempat mengantar korban ke rumah sakit.

Jawa Pos Radar Malang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) Selasa (27/4) pagi. Sedikit ke arah selatan dari depan mulut gang, terlihat lokasi tewasnya korban masih bertabur bunga. Faisol,49, salah seorang warga menyatakan, kejadian kecelakaan tragis tersebut masih membuat shock keluarga dan warga sekitar.

Faisol menduga bila mobil sejenis Daihatsu Terios berwarna silver yang terlibat kecelakaan tersebut berusaha menghindar jalan rusak. “Karena jalan di sebelah kiri dekat TKP itu kan rusak, mobilnya itu condong ke arah kiri ke tempat dimana korban berada,” terang dia. Ia sendiri mengetahui kejadian tersebut saat mendengar bunyi benturan keras antara sepeda dan bumper mobil. “Jadi saya tidak lihat langsung, saya habis terdengar bunyi tabrakan baru melihat korban sudah terkapar,” imbuhnya.

Meski sudah jelas-jelas menabrak bocah, mobil yang dikendarai seorang pria berusia sekitar 50 tahun itu tidak lantas berhenti. “Dia masih mau bablas, langsung saya panggil-panggil baru berhenti, itupun jaraknya sudah sekitar 30 meteran,” kata Faisol. Diketahui bila mobil tersebut melaju cukup kencang meski di dalam area pemukiman.

Meski masih diliputi rasa panik, Faisol dan sejulah warga berusaha membawa bocah malang tersebut ke rumah sakit. “Ketika saya angkat itu, normalnya punggungnya itu melengkung, ini seperti patah,” beber dia. Tidak hanya itu, satu muka nampak berdarah. Ia pun mengajak sang penabrak- yang kini statusnya buron- untuk mengantar korban ke IGD RSUD Lawang. Peristiwa kecelakaan maut tersebut terekam CCTV dan viral di medsos.

Pewarta: Biyan Mudzaky

RADAR MALANG – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa BA, 7 di Jalan Pandowo, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang kemarin (26/4) masih diusut polisi. Karena pengemudi mobil tersebut memilih kabur setelah sempat mengantar korban ke rumah sakit.

Jawa Pos Radar Malang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) Selasa (27/4) pagi. Sedikit ke arah selatan dari depan mulut gang, terlihat lokasi tewasnya korban masih bertabur bunga. Faisol,49, salah seorang warga menyatakan, kejadian kecelakaan tragis tersebut masih membuat shock keluarga dan warga sekitar.

Faisol menduga bila mobil sejenis Daihatsu Terios berwarna silver yang terlibat kecelakaan tersebut berusaha menghindar jalan rusak. “Karena jalan di sebelah kiri dekat TKP itu kan rusak, mobilnya itu condong ke arah kiri ke tempat dimana korban berada,” terang dia. Ia sendiri mengetahui kejadian tersebut saat mendengar bunyi benturan keras antara sepeda dan bumper mobil. “Jadi saya tidak lihat langsung, saya habis terdengar bunyi tabrakan baru melihat korban sudah terkapar,” imbuhnya.

Meski sudah jelas-jelas menabrak bocah, mobil yang dikendarai seorang pria berusia sekitar 50 tahun itu tidak lantas berhenti. “Dia masih mau bablas, langsung saya panggil-panggil baru berhenti, itupun jaraknya sudah sekitar 30 meteran,” kata Faisol. Diketahui bila mobil tersebut melaju cukup kencang meski di dalam area pemukiman.

Meski masih diliputi rasa panik, Faisol dan sejulah warga berusaha membawa bocah malang tersebut ke rumah sakit. “Ketika saya angkat itu, normalnya punggungnya itu melengkung, ini seperti patah,” beber dia. Tidak hanya itu, satu muka nampak berdarah. Ia pun mengajak sang penabrak- yang kini statusnya buron- untuk mengantar korban ke IGD RSUD Lawang. Peristiwa kecelakaan maut tersebut terekam CCTV dan viral di medsos.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/