alexametrics
Friday, August 14, 2020

Tinggi, Kematian Bayi di Kota Batu Sudah Capai 19 Kasus

- Advertisement -
- Advertisement -

KOTA BATU – Baru menginjak satu semester tahun ini, jumlah kasus kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) cukup tinggi dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, hingga semester i/2020 tercatat 1 ibu dan 19 bayi meninggal yang tersebar di 3 kecamatan. Bayi yang dimaksud yakni yang masih hidup selama 12 bulan lalu meninggal dunia. Sedangkan selama tahun 2019 hanya terdapat 9 kasus kematian bayi dan ibu tidak ada.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu Hayati mengatakan, tingginya angka kematian bayi di wilayahnya tentu menjadi sorotan tersendiri dari pihaknya. Dinkes masih terus berupaya mengawasi secara ketat para ibu-ibu hamil dengan risiko tinggi (risti).

“Sesuai catatan data yang ada di wilayah Puskesmas Batu ada 8 bayi, lalu wilayah Puskesmas Bumiaji terdapat 5 bayi, kemudian wilayah Puskesmas Sisir ada 4 bayi, dan wilayah Puskesmas Junrejo 2 bayi. Jadi totalnya 19 bayi,” ungkap dia.

Hayati mengatakan, penyebab kematian bayi didominasi karena gagal napas karena adanya riwayat sakit dari ibu bayi.

“Misal adanya infeksi menular seksual atau infeksi gigi. Idealnya selama hamil kesehatan gigi, ibu harus memeriksakan gigi ke dokter minimal satu kali,” kata dia.

Selain itu, Hayati melanjutkan, penyebab kasus kematian bayi karena lahir prematur. Akibatnya berat bayi lahir rendah (BBLR) di bawah 2,5 kilogram.

Sedangkan untuk kasus kematian 1 ibu hamil karena paparan Covid-19 yang meninggal bersama bayi di kandungannya pada 17 Juni lalu.

Lalu, bagi masyarakat bila mengetahui terjadi kematian, baik ibu atau bayi diminta melapor ke Dinkes sebelum 24 jam. Supaya dapat dicari riwayat kronologinya dan kemudian dilakukan audit.

Pewarta: Nugraha Perdana
Foto: Nugraha Perdana
Editor: Hendarmono Al S

- Advertisement -

Latest news

Digitalisasi Majalah di MMI Butuh Sabar dan Telaten, Seperti Apa?

“Susahnya, majalah itu sudah dijilid, jadi harus dilepas dulu supaya hasilnya bagus,” jelasnya.
- Advertisement -

BI Mengajar, Dorong Transaksi Nontunai Lewat QRIS

“Saat ini transaksi digital sangat digemari masyarakat, terutama kaum milenial. Apalagi dengan adanya pandemi seperti ini, transaksi non tunai adalah alternatif yang banyak dipilih oleh masyarakat,” ujar dia.

Kaget Pengumuman Dimajukan, Peserta SBMPTN Deg-degan

“Deg-degan sampai sekarang. Tahu informasi perubahan dari internet,” kata gadis asal Kelurahan Sawojajar, Kota Malang ini kepada Radar Malang, Kamis (13/8).

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Related news

Digitalisasi Majalah di MMI Butuh Sabar dan Telaten, Seperti Apa?

“Susahnya, majalah itu sudah dijilid, jadi harus dilepas dulu supaya hasilnya bagus,” jelasnya.

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

Wacana Sirkuit Balap, Wakil Wali Kota Malang Beri Lampu Hijau

KOTA MALANG - Belum lama ini, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana melontarkan wacana pembangunan sirkuit balap di Kecamatan Kedungkandang. Usul itu direspon positif Pemkot Malang. 
- Advertisement -