alexametrics
24.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Penyekatan di Malang Dilonggarkan, Ojol Boleh Melintas

MALANG KOTA – Kerap dikeluhkan selama PPKM Darurat, penyekatan jalan yang dilakukan oleh aparat gabungan selama PPKM Darurat akhirnya dilonggarkan. Tapi kebijakan ini masih berlaku untuk ojol (ojek online) yang menerima order lintas wilayah.

“Iya memang untuk ojek online (ojol) ada kelonggaran dan ini merupakan kebijakan Ditlantas Polda Jatim,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna. Ia menyatakan pihaknya melonggarkan penyekatan bagi ojol yang menerima orderan lintas perbatasan dan area yang disekat oleh petugas gabungan selama PPKM Darurat maupun Level 4.

Selama ini, pihaknya sering mendapati ojol dapat orderan yang lintas perbatasan dan tempat yang disekat. ”Karena itu, kebijakan ini untuk mempermudah mereka,” kata dia. Ia membeberkan para driver ojol cukup menujukkan identitasnya sebagai driver. “Apabila didapati petugas di posnya, tinggal menunjukkan identitasnya seperti jaket, helm dan aplikasi di handphone yang menunjukkan bahwa dia itu pengemudi ojol,” sebut mantan Kasatlantas Polres Blitar itu.

Kebijakan ini berlaku untuk semua pos penyekatan yang berada di wilayah Malang Raya. “Diperbatasan bisa, itu berlaku juga,” ujar Anggi, sapaan karibnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Kerap dikeluhkan selama PPKM Darurat, penyekatan jalan yang dilakukan oleh aparat gabungan selama PPKM Darurat akhirnya dilonggarkan. Tapi kebijakan ini masih berlaku untuk ojol (ojek online) yang menerima order lintas wilayah.

“Iya memang untuk ojek online (ojol) ada kelonggaran dan ini merupakan kebijakan Ditlantas Polda Jatim,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna. Ia menyatakan pihaknya melonggarkan penyekatan bagi ojol yang menerima orderan lintas perbatasan dan area yang disekat oleh petugas gabungan selama PPKM Darurat maupun Level 4.

Selama ini, pihaknya sering mendapati ojol dapat orderan yang lintas perbatasan dan tempat yang disekat. ”Karena itu, kebijakan ini untuk mempermudah mereka,” kata dia. Ia membeberkan para driver ojol cukup menujukkan identitasnya sebagai driver. “Apabila didapati petugas di posnya, tinggal menunjukkan identitasnya seperti jaket, helm dan aplikasi di handphone yang menunjukkan bahwa dia itu pengemudi ojol,” sebut mantan Kasatlantas Polres Blitar itu.

Kebijakan ini berlaku untuk semua pos penyekatan yang berada di wilayah Malang Raya. “Diperbatasan bisa, itu berlaku juga,” ujar Anggi, sapaan karibnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/