alexametrics
20.7 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Kapolres: Calon Kades Harus Sportif

KEPANJEN – Pada 5 Desember depan, sebanyak 12 desa di Kabupaten Malang bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak. Sebagai persiapan, Jumat lalu (26/11) dilaksanakan deklarasi siap terpilih dan siap tidak terpilih. Deklarasi itu dihadiri oleh seluruh calon kepala desa (kades) yang bakal berpartisipasi.

Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono berharap agar pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa itu dapat terlaksana dengan sportif. “Kami berharap tidak ada hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan stigma negatif pada saat pelaksanaan pemilihan kepala desa nanti,” ujar Bagoes.

Sebelumnya, perwira dengan dua melati di pundaknya itu juga mewanti-wanti agar tidak terjadi praktek judi alias botoh. Tim saber judi pun secara khusus dibentuk guna menjaga kondusifitas pilkades serentak tahap pertama 2021.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH. Mantan Kepala Desa (Kades) Tunjungtirto, Kecamatan Singosari itu meminta komitmen para calon kades, juga pendukungnya untuk melaksanakan pilkades secara damai. “Para calon kepala desa agar mempersiapkan diri untuk siap menang maupun siap kalah dalam berkompetisi,” tegas Didik.

Selain itu, Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) itu juga menekankan agar prinsip pelaksanaan pilkades juga bisa dilaksanakan. Di antaranya yakni pemilihan yang terlaksana secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai, aman tertib, demokratis serta bermartabat.

Harapannya, pilkades serentak dapat menjadi perantara program pemerintah dalam menciptakan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat desa pada khususnya dan warga kabupaten pada umumnya. “Hindari hal-hal yang tidak diinginkan karena pasca kegiatan pilkades harus tetap terjalin sebuah kedamaian,” tambah Didik. (iik/dan)

 

KEPANJEN – Pada 5 Desember depan, sebanyak 12 desa di Kabupaten Malang bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak. Sebagai persiapan, Jumat lalu (26/11) dilaksanakan deklarasi siap terpilih dan siap tidak terpilih. Deklarasi itu dihadiri oleh seluruh calon kepala desa (kades) yang bakal berpartisipasi.

Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono berharap agar pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa itu dapat terlaksana dengan sportif. “Kami berharap tidak ada hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan stigma negatif pada saat pelaksanaan pemilihan kepala desa nanti,” ujar Bagoes.

Sebelumnya, perwira dengan dua melati di pundaknya itu juga mewanti-wanti agar tidak terjadi praktek judi alias botoh. Tim saber judi pun secara khusus dibentuk guna menjaga kondusifitas pilkades serentak tahap pertama 2021.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH. Mantan Kepala Desa (Kades) Tunjungtirto, Kecamatan Singosari itu meminta komitmen para calon kades, juga pendukungnya untuk melaksanakan pilkades secara damai. “Para calon kepala desa agar mempersiapkan diri untuk siap menang maupun siap kalah dalam berkompetisi,” tegas Didik.

Selain itu, Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) itu juga menekankan agar prinsip pelaksanaan pilkades juga bisa dilaksanakan. Di antaranya yakni pemilihan yang terlaksana secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai, aman tertib, demokratis serta bermartabat.

Harapannya, pilkades serentak dapat menjadi perantara program pemerintah dalam menciptakan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat desa pada khususnya dan warga kabupaten pada umumnya. “Hindari hal-hal yang tidak diinginkan karena pasca kegiatan pilkades harus tetap terjalin sebuah kedamaian,” tambah Didik. (iik/dan)

 

Previous articleKota Primadona Investor
Next article

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/