alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Dorong Wisata Bedengan Dau, KKN UM Rancang Desain Merchandise

MALANG – KKN Universitas Negeri Malang (UM) Desa Selorejo 2021 selesai melakukan rancang desain merchandise yang bernilai edukasi. Dalam proses kegiatan ini KKN UM di Desa Selorejo berkolaborasi dengan pengelola wisata Bedengan.

Proses penyusunan rancang desain dilakukan 2 minggu dimulai pada tanggal 28 Maret sampai 11 April 2021 dengan tahap brainstorming, sketsa, desain, cetak atau print out, dan implementasi bertempat di area wisata bumi perkemahan Bedengan. Hasil rancang desain merchandise ini diimplementasikan kepada pengunjung mulai 18 April 2021.

Wisata Bedengan menjadi salah satu wisata ikonik dengan bumi perkemahan yang baru dibuka tahun 2007. Sejarah bedengan tidak lepas dengan hutan kosong yang menjadi pembibitan pohon di bawah naungan Perhutani. Bedengan menawarkan landscape pohon pinus yang rindang, hal ini menambah kesejukan udara yang masih alami.

Bumi perkemahan ini mempunyai luas 2,5 Hektar dari luas keseluruhan area mencapai 13,7 Hektar. Saat ini, bedengan telah dikelola oleh Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) Desa Selorejo, berkaitan dengan hal ini mulai dari pengelolaan lahan parkir, warung makan, pemeliharaan, dan pemetaan sumber daya manusia untuk menjaga dilaksanakan oleh penduduk Desa Selorejo.

Destinasi ini berjarak sekitar 16 Km dari pusat kota Malang. Wisata Bedengan mempunyai pesona alam yang dapat memanjakan mata, serta memiliki area bumi perkemahan yang terdapat spot foto dengan sasaran anak muda, keluarga, dan fotografer profesional dengan rata-rata pengunjung 300 orang per hari. Akan tetapi pengelola bedengan belum mempunyai merchandise yang sekaligus menjadi ciri khas identitas wisata.

Berkaitan dengan hal ini KKN Universitas Negeri Malang 2021 melakukan rancang desain merchandise yang bernilai edukasi yang menjadi program kerja yang fokus terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pengembangan wilayah dan pengabdian kepada masyarakat menjadi suatu poin pokok dari perguruan tinggi melalui janji tri dharma perguruan tinggi. Setiap tahun, Universitas Negeri Malang memetakan sumber daya manusia mahasiswa untuk terjun kepada masyarakat secara masif dan terstruktur di berbagai desa meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan seluruh wilayah di Indonesia melalui program KKN Pulang Kampung.

Dalam pelaksanaan program kerja merchandise ini dibimbing oleh Andika Bagus Nur Rahma Putra sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dilaksanakan oleh 4 orang mahasiswa yaitu Nadiya Faydinda Putri Ishlah, Rifqi Firdianti dari Prodi Pendidikan Seni Rupa, Bobby Aland dan Mahera Tata dari Prodi Desain Komunikasi Visual.

Merespon krisis identitas visual, implementasi merchandise wisata dirasa tepat dalam menyelesaikan masalah karena berkaitan dengan media promosi dan edukasi wisata kepada khalayak luas. Nurul, yang merupakan salah satu petugas pengelola tiket wisata bumi perkemahan Bedengan berpendapat bahwa akan lebih baik jika pengunjung tidak hanya mendapatkan lembaran kertas tiket ketika masuk tetapi mendapatkan buah tangan berupa merchandise dengan bentuk stiker dan gantungan kunci yang bernilai edukasi bahwa Desa Selorejo mempunyai wisata bumi perkemahan Bedengan sehingga promosi bedengan bisa lebih optimal, masif, dan bersifat aktif.

“Mungkin lebih optimal jika pengunjung membawa pulang salah satu merchandise khas wisata Bedengan mengingat hari ini pengunjung hanya membawa kertas tiket masuk dan dokumentasi, tentu dengan adanya merchandise ini akan membantu promosi secara terstruktur,” kata Nurul, Petugas Pengelola Bedengan.

Rancang desain merchandise ini diharapkan bisa digunakan sebagai branding wisata, buah tangan dengan bentuk ucapan terima kasih, dan sebagai media promosi untuk mendongkrak devisa wisata bumi perkemahan Bedengan. Selebihnya tujuan dari merchandise tersebut sebagai salah satu barang dengan tujuan untuk menarik perhatian, menonjolkan keistimewaan suatu wisata, dan mengedukasi pengunjung baru maupun lama.

Ke depan dengan adanya rancang desain merchandise ini diharapkan sebagai magnet pengunjung untuk berkunjung ke wisata bumi perkemahan bedengan agar menjadi publikasi ranah lokal, daerah, maupun nasional.

Penulis: Defi Maria

MALANG – KKN Universitas Negeri Malang (UM) Desa Selorejo 2021 selesai melakukan rancang desain merchandise yang bernilai edukasi. Dalam proses kegiatan ini KKN UM di Desa Selorejo berkolaborasi dengan pengelola wisata Bedengan.

Proses penyusunan rancang desain dilakukan 2 minggu dimulai pada tanggal 28 Maret sampai 11 April 2021 dengan tahap brainstorming, sketsa, desain, cetak atau print out, dan implementasi bertempat di area wisata bumi perkemahan Bedengan. Hasil rancang desain merchandise ini diimplementasikan kepada pengunjung mulai 18 April 2021.

Wisata Bedengan menjadi salah satu wisata ikonik dengan bumi perkemahan yang baru dibuka tahun 2007. Sejarah bedengan tidak lepas dengan hutan kosong yang menjadi pembibitan pohon di bawah naungan Perhutani. Bedengan menawarkan landscape pohon pinus yang rindang, hal ini menambah kesejukan udara yang masih alami.

Bumi perkemahan ini mempunyai luas 2,5 Hektar dari luas keseluruhan area mencapai 13,7 Hektar. Saat ini, bedengan telah dikelola oleh Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) Desa Selorejo, berkaitan dengan hal ini mulai dari pengelolaan lahan parkir, warung makan, pemeliharaan, dan pemetaan sumber daya manusia untuk menjaga dilaksanakan oleh penduduk Desa Selorejo.

Destinasi ini berjarak sekitar 16 Km dari pusat kota Malang. Wisata Bedengan mempunyai pesona alam yang dapat memanjakan mata, serta memiliki area bumi perkemahan yang terdapat spot foto dengan sasaran anak muda, keluarga, dan fotografer profesional dengan rata-rata pengunjung 300 orang per hari. Akan tetapi pengelola bedengan belum mempunyai merchandise yang sekaligus menjadi ciri khas identitas wisata.

Berkaitan dengan hal ini KKN Universitas Negeri Malang 2021 melakukan rancang desain merchandise yang bernilai edukasi yang menjadi program kerja yang fokus terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pengembangan wilayah dan pengabdian kepada masyarakat menjadi suatu poin pokok dari perguruan tinggi melalui janji tri dharma perguruan tinggi. Setiap tahun, Universitas Negeri Malang memetakan sumber daya manusia mahasiswa untuk terjun kepada masyarakat secara masif dan terstruktur di berbagai desa meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan seluruh wilayah di Indonesia melalui program KKN Pulang Kampung.

Dalam pelaksanaan program kerja merchandise ini dibimbing oleh Andika Bagus Nur Rahma Putra sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dilaksanakan oleh 4 orang mahasiswa yaitu Nadiya Faydinda Putri Ishlah, Rifqi Firdianti dari Prodi Pendidikan Seni Rupa, Bobby Aland dan Mahera Tata dari Prodi Desain Komunikasi Visual.

Merespon krisis identitas visual, implementasi merchandise wisata dirasa tepat dalam menyelesaikan masalah karena berkaitan dengan media promosi dan edukasi wisata kepada khalayak luas. Nurul, yang merupakan salah satu petugas pengelola tiket wisata bumi perkemahan Bedengan berpendapat bahwa akan lebih baik jika pengunjung tidak hanya mendapatkan lembaran kertas tiket ketika masuk tetapi mendapatkan buah tangan berupa merchandise dengan bentuk stiker dan gantungan kunci yang bernilai edukasi bahwa Desa Selorejo mempunyai wisata bumi perkemahan Bedengan sehingga promosi bedengan bisa lebih optimal, masif, dan bersifat aktif.

“Mungkin lebih optimal jika pengunjung membawa pulang salah satu merchandise khas wisata Bedengan mengingat hari ini pengunjung hanya membawa kertas tiket masuk dan dokumentasi, tentu dengan adanya merchandise ini akan membantu promosi secara terstruktur,” kata Nurul, Petugas Pengelola Bedengan.

Rancang desain merchandise ini diharapkan bisa digunakan sebagai branding wisata, buah tangan dengan bentuk ucapan terima kasih, dan sebagai media promosi untuk mendongkrak devisa wisata bumi perkemahan Bedengan. Selebihnya tujuan dari merchandise tersebut sebagai salah satu barang dengan tujuan untuk menarik perhatian, menonjolkan keistimewaan suatu wisata, dan mengedukasi pengunjung baru maupun lama.

Ke depan dengan adanya rancang desain merchandise ini diharapkan sebagai magnet pengunjung untuk berkunjung ke wisata bumi perkemahan bedengan agar menjadi publikasi ranah lokal, daerah, maupun nasional.

Penulis: Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru