alexametrics
20.9 C
Malang
Wednesday, 17 August 2022

Penyerahan CSR PT PLN UPT Malang Kepada Kelompok Swadaya Masyarakat BINALARVA

KABUPATEN MALANG – PT PLN UIT JBM UPT Malang memberikan bantuan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA” yang berlokasi di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (29/06). Penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini merupakan komitmen PLN terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja PLN.

Penyerahan bantuan TJSL untuk mendukung kegiatan lingkungan tersebut diserahkan langsung oleh, Pejabat Pelaksana Lingkungan PLN UPT Malang Tezar Pungkas Prihatin dengan memberikan total nilai bantuan sebesar Rp 35 juta kepada Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA”.

“Terkait bantuan yang diberikan, Kelompok Swadaya Masyarakat ini berada di sekitar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Blimbing – Bangil, maka sebagai bentuk kepedulian PLN kami berikan bantuan bagi pengelolaan lingkungan, besar harapan dapat membantu memfasilitasi kelompok “BINA LARVA” dalam pengelolaan lingkungan” ujar Tezar.

Pada saat penyerahan bantuan, pihak PLN juga mensosialisasikan kepada masyarakat setempat terkait manfaat dan bahaya listrik, serta himbauan bermain layang-layang di sekitar Saluran Udara Tenaga Tinggi Agar dapat membangun sinergi yang lebih baik lagi antara PLN dengan masyarkat setempat sehingga dapat juga menciptakan kondisi kelistrikan yang andal.

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA” Dian menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu kelompok yang bergerak dibidang pengelolahan sampah organik dan non organik yang nantinya akan menjadi sumber makanan dari magot atau larva yang kebutuhan makannya bisa sampai 5 kali dari berat larva tersebut dan kemudian diolah menjadi pakan ternak.

“Kami mengelola sampah yang ada di desa Pagentan terutama sampah organiknya yang akan menjadi sumber makanan dari magot, dengan adanya bantuan ini, kami akan menyediakan wadah penampungan sampah yang akan diberikan kepada masyarakat guna mengumpulkan sampah yang kemudian akan diserahkan ke kami untuk budidaya magot, tak hanya itu kami juga membeli mesin penggiling untuk mencampur magot yang siap panen dengan formula yang ada untuk kemudian di pasarkan menjadi pakan ternak seperti ayam, bebek, dan burung ”.

Lebih lanjut Dian mengucapkan rasa terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan TJSL kepada Kelompok Swadaya Masyarakat. Harapannya dana tersebut bisa mengembangkan antusias kelompok “BINA LARVA” agar lebih maju dan berkembang lagi. “Kami sangat berterimakasih kepada PT PLN yang telah memberikan bantuan, mudah-mudahan bantuan material ini dapat dikelola dengan baik, serta dapat mendorong semangat kelompok “BINA LARVA”semakin lebih baik lagi dan bisa berkelanjutan untuk kedepannya. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Pagentan Ibu Asri beserta jajarannya, anggota kelompok dan perwakilan dari masyarakat setempat.

 

KABUPATEN MALANG – PT PLN UIT JBM UPT Malang memberikan bantuan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA” yang berlokasi di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (29/06). Penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini merupakan komitmen PLN terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja PLN.

Penyerahan bantuan TJSL untuk mendukung kegiatan lingkungan tersebut diserahkan langsung oleh, Pejabat Pelaksana Lingkungan PLN UPT Malang Tezar Pungkas Prihatin dengan memberikan total nilai bantuan sebesar Rp 35 juta kepada Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA”.

“Terkait bantuan yang diberikan, Kelompok Swadaya Masyarakat ini berada di sekitar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Blimbing – Bangil, maka sebagai bentuk kepedulian PLN kami berikan bantuan bagi pengelolaan lingkungan, besar harapan dapat membantu memfasilitasi kelompok “BINA LARVA” dalam pengelolaan lingkungan” ujar Tezar.

Pada saat penyerahan bantuan, pihak PLN juga mensosialisasikan kepada masyarakat setempat terkait manfaat dan bahaya listrik, serta himbauan bermain layang-layang di sekitar Saluran Udara Tenaga Tinggi Agar dapat membangun sinergi yang lebih baik lagi antara PLN dengan masyarkat setempat sehingga dapat juga menciptakan kondisi kelistrikan yang andal.

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat “BINA LARVA” Dian menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu kelompok yang bergerak dibidang pengelolahan sampah organik dan non organik yang nantinya akan menjadi sumber makanan dari magot atau larva yang kebutuhan makannya bisa sampai 5 kali dari berat larva tersebut dan kemudian diolah menjadi pakan ternak.

“Kami mengelola sampah yang ada di desa Pagentan terutama sampah organiknya yang akan menjadi sumber makanan dari magot, dengan adanya bantuan ini, kami akan menyediakan wadah penampungan sampah yang akan diberikan kepada masyarakat guna mengumpulkan sampah yang kemudian akan diserahkan ke kami untuk budidaya magot, tak hanya itu kami juga membeli mesin penggiling untuk mencampur magot yang siap panen dengan formula yang ada untuk kemudian di pasarkan menjadi pakan ternak seperti ayam, bebek, dan burung ”.

Lebih lanjut Dian mengucapkan rasa terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan TJSL kepada Kelompok Swadaya Masyarakat. Harapannya dana tersebut bisa mengembangkan antusias kelompok “BINA LARVA” agar lebih maju dan berkembang lagi. “Kami sangat berterimakasih kepada PT PLN yang telah memberikan bantuan, mudah-mudahan bantuan material ini dapat dikelola dengan baik, serta dapat mendorong semangat kelompok “BINA LARVA”semakin lebih baik lagi dan bisa berkelanjutan untuk kedepannya. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Pagentan Ibu Asri beserta jajarannya, anggota kelompok dan perwakilan dari masyarakat setempat.

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/