alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Malang Dilanda 100 Kali Longsor

KROMENGAN – Menjadi daerah dengan risiko bencana tertinggi secara nasional membuat Kabupaten Malang harus siap siaga menghadapi potensi bencana alam. Seperti yang terjadi di Dusun Krantil, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan pada Minggu (28/11). Satu orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Menyusul peristiwa tersebut, Bupati Malang Drs H M. Sanusi MM mendatangi lokasi bencana, kemarin (29/11). Dalam kesempatan itu, dia menyalurkan bantuan tali asih pada keluarga korban yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Atas peristiwa bencana itu, Sanusi menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan pasukan gabungan yang sewaktu-waktu digerakkan ketika terjadi bencana di wilayah kabupaten. “Anggaran juga sudah kami siapkan. Bukan hanya BPBD, tapi juga dinas bina marga dan cipta karya,” kata Sanusi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat, sepanjang 2021 terjadi 217 bencana. Mayoritas yakni bencana hidrometeorologi yakni tanah longsor. Rinciannya, 100 kali bencana longsor, 52 kali gempa bumi, 34 kali angin kencang, 19 kali banjir, dan 12 kali pohon tumbang.

KROMENGAN – Menjadi daerah dengan risiko bencana tertinggi secara nasional membuat Kabupaten Malang harus siap siaga menghadapi potensi bencana alam. Seperti yang terjadi di Dusun Krantil, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan pada Minggu (28/11). Satu orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Menyusul peristiwa tersebut, Bupati Malang Drs H M. Sanusi MM mendatangi lokasi bencana, kemarin (29/11). Dalam kesempatan itu, dia menyalurkan bantuan tali asih pada keluarga korban yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Atas peristiwa bencana itu, Sanusi menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan pasukan gabungan yang sewaktu-waktu digerakkan ketika terjadi bencana di wilayah kabupaten. “Anggaran juga sudah kami siapkan. Bukan hanya BPBD, tapi juga dinas bina marga dan cipta karya,” kata Sanusi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat, sepanjang 2021 terjadi 217 bencana. Mayoritas yakni bencana hidrometeorologi yakni tanah longsor. Rinciannya, 100 kali bencana longsor, 52 kali gempa bumi, 34 kali angin kencang, 19 kali banjir, dan 12 kali pohon tumbang.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/