Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tangkal Predator, Lebah Madu di Vietnam Gunakan Taktik Ini

Ahmad Yani • Kamis, 21 Januari 2021 | 01:33 WIB
Lebah madu mengolesi pintu masuk sarangnya dengan kotoran untuk mencegah predator. (source: sciencenewsforstudents)
Lebah madu mengolesi pintu masuk sarangnya dengan kotoran untuk mencegah predator. (source: sciencenewsforstudents)
RADAR MALANG – Kehadiran lebah raksasa bisa menjadi malapetaka bagi lebah madu. Karena saat datang, mereka dapat dengan cepat membunuh seluruh penghuni sarang lebah madu. Namun lebah pengumpul serbuk sari, nektar, dan getah pohon ini menemukan cara unik untuk menangkis predator ini.

Hal itu diketahui Gard Otis, pensiunan ahli ekologi yang memelajari perilaku serangga. Otis mengaku awalnya penasaran saat menemukan bintik-bintik coklat aneh seukuran biji poppy di sarang lebah madu saat melakukan penelitian di Vietnam. Ketika seorang peternak lebah memberitahu bahwa noda itu adalah kotoran kerbau, Otis pun kian tercengang. “Saya tidak pernah mendengar tentang lebah madu yang mengumpulkan kotoran,” katanya seperti dikutip dari sciencenews.org Selasa (19/1). Rupanya, itu adalah taktik lebah madu untuk mengusir predator, termasuk lebah raksasa. Caranya dengan mengolesi pintu masuk sarang mereka dengan kotoran hewan.

”Beberapa pintu masuk sarang bahkan benar-benar tertutup kotoran,” kata Heather Mattila, ahli biologi lebah madu di Wellesley College di Massachusetts yang juga mengerjakan penelitian serupa. Lebah madu Asia menggunakan kotoran hewan lain untuk melindungi sarang mereka dari lebah raksasa (vespa soror). V. soror dan kerabat dekatnya V. mandarinia disebut sebagai lebah jumbo. Dengan panjang lima sentimeter (dua inci), mereka termasuk di antara lebah terbesar di dunia. “Benda-benda ini seukuran ibu jari saya,” beber Otis yang juga pernah bekerja di University of Guelph di Ontario, Kanada ini.

”Ketika mereka mengerumuni koloni lebah madu, lebah ini dapat memusnahkan ribuan lebah madu hanya dalam beberapa jam,” kata Otis. Kemudian mereka mengambil alih koloni dan melahap madu lebah. Mereka juga mengambil larva lebah (bayi lebah) dan memberi mereka makan untuk anak-anak lebah itu sendiri.

Lebah raksasa berasal dari Asia. Tapi kadang-kadang disebut sebagai lebah pembunuh yang baru-baru ini menginvasi Washington State dan British Columbia, Kanada. ”Ahli biologi dan peternak lebah khawatir dengan kedatangan koloni lebah besar ini akan membuat lebah madu di Amerika Utara tidak berdaya,” kata Otis.

Peternak lebah di banyak tempat di dunia memelihara lebah madu Eropa (Apis mellifera). Lebah ini menyerbuki banyak tanaman tanaman yang menyediakan makanan bagi manusia. Mereka tidak memiliki pertahanan apa pun terhadap lebah asing.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani
Editor : Ahmad Yani
#lebah predator #penelitian #madu #peternakan