Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Dilanda 100 Kali Longsor

Mahmudan • Selasa, 30 November 2021 - 17:00 WIB
ANTISIPASI BENCANA: dari kiri, Bupati Malang H M. Sanusi, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, dan Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono berkoordinasi usai penyerahan tali asih kepada keluarga korban longsor, kemarin.
ANTISIPASI BENCANA: dari kiri, Bupati Malang H M. Sanusi, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, dan Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono berkoordinasi usai penyerahan tali asih kepada keluarga korban longsor, kemarin.
KROMENGAN - Menjadi daerah dengan risiko bencana tertinggi secara nasional membuat Kabupaten Malang harus siap siaga menghadapi potensi bencana alam. Seperti yang terjadi di Dusun Krantil, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan pada Minggu (28/11). Satu orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Menyusul peristiwa tersebut, Bupati Malang Drs H M. Sanusi MM mendatangi lokasi bencana, kemarin (29/11). Dalam kesempatan itu, dia menyalurkan bantuan tali asih pada keluarga korban yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Atas peristiwa bencana itu, Sanusi menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan pasukan gabungan yang sewaktu-waktu digerakkan ketika terjadi bencana di wilayah kabupaten. "Anggaran juga sudah kami siapkan. Bukan hanya BPBD, tapi juga dinas bina marga dan cipta karya," kata Sanusi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat, sepanjang 2021 terjadi 217 bencana. Mayoritas yakni bencana hidrometeorologi yakni tanah longsor. Rinciannya, 100 kali bencana longsor, 52 kali gempa bumi, 34 kali angin kencang, 19 kali banjir, dan 12 kali pohon tumbang. Editor : Mahmudan
#Kabupaten Malang #Bupati Malang #Bencana