Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Populasi Penduduk Naik 10 Persen, Klojen Terpadat

Mardi Sampurno • Jumat, 30 September 2022 | 02:43 WIB
TAK BANYAK RUANG TERBUKA: Kecamatan Klojen memiliki penduduk 10.654 jiwa per kilometer persegi. Ini membuat kondisi kecamatan tersebut sangat padat. (Suharto/Radar Malang)
TAK BANYAK RUANG TERBUKA: Kecamatan Klojen memiliki penduduk 10.654 jiwa per kilometer persegi. Ini membuat kondisi kecamatan tersebut sangat padat. (Suharto/Radar Malang)
MALANG KOTA - Pertumbuhan penduduk di Kota Malang tiap tahun terus mengalami kenaikan. Hingga pertengahan bulan kesembilan ini, jumlah penduduk sudah ada 932.127 jiwa di Kota Malang. Bisa dibilang, pada tahun ini jumlah warga Kota Malang naik sebesar 10 persen ketimbang tahun lalu.

Pada tahun lalu, jumlah warga Kota Malang masih di angka 844.933 jiwa. Tentu ada dua faktor yang menyebabkan penduduk semakin bertambah, yakni kelahiran yang tinggi dan perpindahan penduduk dari luar kota.

”Iya sudah ada kenaikan penduduk cukup pesat setelah dua tahun dihantam pandemi,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) Kota Malang Eny Hari Sutiarny saat dikonfirmasi kemarin (28/9).

Untuk jumlah penduduk terbanyak, Eny menjelaskan masih didominasi di Kecamatan Kedungkandang sebanyak 225.671 jiwa. Sementara untuk jumlah penduduk paling sedikit berada di Kecamatan Klojen sebanyak 10.544 jiwa. Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu juga mengatakan, rentang usia penduduk terbanyak masih didominasi 15­40 tahun. Setidaknya, ada 65 persen dari jumlah total warga Kota Malang.

Meski jumlah penduduk didominasi Kecamatan Kedungkandang, ada fakta lain terkait data kependudukan itu. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Erny Fatma Setyoharini mencatat wilayah Kecamatan Klojen disebut menjadi wilayah dengan padat penduduk. Sebab, pihaknya mencatat per kilometer persegi ada ribuan penduduk yang menetap di kawasan tersebut. ”Kepadatan penduduk di Kecamatan Klojen cukup tinggi dengan 10.654 jiwa per kilometer persegi,” bebernya.

Jumlah itu cukup mendasar mengingat luas Kecamatan Klojen hanya 8.83 kilometer persegi. Sementara luas Kecamatan Kedungkandang memiliki luas 39,89 kilometer persegi. Dengan demikian, wilayah Kecamatan Klojen kini sudah penuh dengan kawasan permukiman. Bahkan bisa dibilang ruang untuk pembangunan rumah baru pun sulit terwujud.

Erny juga menambahkan data itu memang masih bisa saja berubah. Maka pihaknya bakal mendata ulang jumlah seluruh warga Kota Malang dalam waktu dekat. Sebab nanti dapat terlihat sudah sejauh mana pertumbuhan penduduk Kota Malang setelah Covid­19 mereda. (adn/abm) Editor : Mardi Sampurno
#Kawasan Permukiman #Padat Penduduk #pertumbuhan penduduk #klojen #Populasi Penduduk