MALANG KABUPATEN - Air terjun atau biasa disebut coban menjadi daya tarik di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Banyak gems atau wisata alam yang murah meriah tapi layak dikunjungi.
Kalau kamu sedang berada di Malang, berkunjung ke air terjun Kecamatan Jabung memang sangat recommended lho.
Yuk simak 5 rekomendasi Coban di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang yang wajib kalian kunjungi.
1. Coban Jahe
Nama Coban Jahe bukan berasal dari tanaman jahe. Melainkan jahe berasal dari kata pejahe dalam Bahasa Jawa yang artinya meninggal dunia.
Pada zaman penjajahan dahulu banyak pahlawan yang gugur di wilayah tersebut.
Hal itu dapat wisatawan ketahui sebelum pintu masuk Coban Jahe terdapat Taman Makam Pahlawan.
Coban Jahe memang sudah terkenal sejak lama di tengah masyarakat Malang. Namun banyak yang mengira Coban Jahe berlokasi di Kecamatan Tumpang.
Padahal letak geografisnya berada di Jalan Begawan Dusun Krajan Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.
Baca juga : Pengunjung Sumber Sira Membeludak.
Untuk menikmati keindahan Coban Jahe, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp. 15.000 per orang.
Akses jalan menuju Coban Jahe cukup lebar dan sedikit menanjak. Sebagian jalannya masih berupa tanah dan bebatuan.
Wisatawan tak perlu khawatir lapar. Pengunjung dapat beristirahat sambil makan dan ngopi di warung dan cafe-cafe yang tersedia di sana.
Wisata ini buka setiap hari pada jam 08.00-16.00 WIB pada weekdays dan 08.00-17.00 WIB saat weekend. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
2. Coban Jahe 2
Di bawah Coban Jahe juga terdapat anak Coban yang tak kalah cantik. Anak Coban ini bernama Coban Jahe 2.
Meskipun memiliki ketinggian yang lebih pendek dari Coban Jahe, namun pemandangannya indah.
Akses jalan masuk ke Coban Jahe 2 sama seperti Coban Jahe. Setelah tiba di parkiran, para wisatawan harus berjalan kaki untuk menikmati keindahan Coban Jahe 2.
Jika wisatawan ingin ke area cobannya, maka cukup turun menyusuri jalan setapak yang cukup licin.
Baca Juga : Libur Nataru, Wisatawan Padati Alun-Alun Malang.
Di Coban Jahe 2 terdapat rumah-rumahan dari kayu dan bambu yang menjadi spot foto.
Tak hanya itu, Coban Jahe 2 juga memiliki jembatan dari bambu di atas aliran sungai yang menghubungkan area tempat parkir ke cafe.
Coban Jahe juga mempunyai cafe yang bisa wisatawan kunjungi untuk sekedar ngopi dan nyemil. Cafe tersebut juga memiliki musala dan toilet.
Wisatawan tidak dikenakan biaya tiket masuk namun hanya membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 saja. Coban Jahe 2 ini buka setiap hari. Jadi tunggu apa lagi, yuk ke sini. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
3. Coban Siuk
Coban Siuk berlokasi di Desa Taji Kecamatan Jabung. Desa Taji termasuk daerah dataran tinggi di Kecamatan Jabung. Coban Siuk ini buka setiap hari 24 jam.
Akses jalan menuju wisata Coban Siuk ini menanjak dan banyak bebatuan atau kerikil. Jadi, pastikan kendaraan kalian dalam kondisi prima ya.
Tiket masuk Coban Siuk gratis. Namun, wisatawan perlu membayar parkir sebesar Rp. 5.000.
Selain itu, di bawah Coban Siuk terdapat anak coban, ini berasal dari aliran yang sama. Wisatawan dapat berenang atau sekedar bermain air di sana karena permukaan airnya yang dangkal.
Bagi wisatawan yang berkunjung wajib membawa snack atau bekal sendiri. Karena wisata ini masih terbilang asri dan jarang ada penjual.
4. Coban Jodo
Coban Jodo terletak di Dusun Bendolawang Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.
Konon, ada sepasang pasangan yang melarikan diri ke air terjun tersebut pada zaman penjajahan. Sejarah tersebut merupakan pendapat yang dipercayai warga setempat.
Akses masuk ke Coban Jodo masih sulit karena jalannya berupa bebatuan. Bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Coban Jodo sebaiknya datang saat cuaca cerah.
Coban Jodo ini buka setiap hari. Untuk wisatawan tidak dikenakan tarif masuk Coban Jodo alias gratis. Namun hanya membayar parkir saja.
5. Coban Jidor
Masih di Dusun Bendolawang Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung. Ada juga Coban Jidor.
Menurut pendapat penduduk setempat, suara air terjun yang jatuh berbunyi seperti pukulan jidor atau bedug.
Sama seperti Coban Jodo, akses masuk kawasan wisata Coban Jidor juga tergolong sulit. Jalan hanya dapat dilalui oleh sepeda motor saja.
Wisatawan harus menempuh perjalanan kurang lebih 1 kilometer untuk menuju parkiran motor.
Setelah sampai di parkiran motor, wisatawan harus berjalan kaki. Karena, jalannya masih banyak bebatuan yang besar.
Jarak yang harus ditempuh yakni sekitar 200 meter untuk sampai di Coban Jidor.
Di sana terdapat sebuah warung untuk sekedar ngopi dan menikmati pemandangan. Coban Jidor ini buka setiap hari.
Wisatawan tidak dikenakan biaya tiket masuk dan hanya membayar biaya parkir saja.
Jadi mau berkunjung ke coban apa nih kalian? Yuk kunjungi wisata-wisata coban di Jabung!(*/fin)
Penulis : Fanuzulum Nurfakurida Ilsabillah, mahasiswi jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Semester 8 IAI Sunan Kalijogo. Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana