BATU - Bukan hanya Pasar Wisata Songgoriti yang meredup, Pasar Ikan Kali Mawar Kota Batu juga demikian. Saat ini pengunjung pasar ikan tersebut sepi sekali. Diduga para pelanggan mengira bahwa pasar tersebut sudah tidak aktif. Padahal hingga kini, kios-kios yang ada masih aktif melayani pembeli.
Salah satu penjual ikan koi, Sholadhika Muhammad Yusuf mendengar hal itu dari para pelanggan. “Dulu kan ada warung makan Sumber Rejeki, di depan,” kata dia. Dengan tutupnya warung, hal itu membuat pembeli merasa bahwa pasar ikan juga ikut tutup.
Padahal, saat ini terdapat sekitar delapan penjual di area tersebut. Hal itu terbukti dengan banyaknya ikan-ikan yang masih berenang dengan lincah di kolam depan bedak-bedak penjual. Di tempat tersebut, pedagang juga telah menyediakan nomor HP miliknya, sehingga pembeli bisa langsung mengontak penjual.
Saat ini mereka tengah mengupayakan agar masyarakat tahu bahwa Pasar Ikan Kali Mawar masih aktif. “Kemarin ada rencana mau membuat akuarium besar dan diletakkan di sekitar pintu masuk,” jelas pemilik kios dengan nama Cahaya Koi itu. Ia juga berencana mengusulkan untuk membuat banner. “Nantinya memberikan informasi dan petunjuk lokasi pasar ikan,” tambah dia.
Saat ini, di kolamnya terdapat sekitar 50 an ekor ikan koi. “Harganya bervariasi mulai dari 10 ribu sampai 100 an ribu,” katanya.
Mereka berharap pasar ikan bisa kembali ramai seperti dahulu. Sekitar tahun 2014, ia dan keluarganya bahkan menyewa lima bedak guna memenuhi permintaan pembeli. Sedangkan saat ini, ia merasa jika biasanya pengunjung datang di akhir pekan. (iza/lid)
Editor : Kholid Amrullah