Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pengerjaan Etalase Tenant Malang Plaza di Mal Sarinah 90 Persen Rampung

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 1 Juli 2023 | 20:00 WIB
Para pekerja mengebut pengerjaan etalase di lantai 2 Sarinah, kemarin (30/6). Etalase tersebut disiapkan untuk tenant yang terdampak kebakaran Malang Plaza.
Para pekerja mengebut pengerjaan etalase di lantai 2 Sarinah, kemarin (30/6). Etalase tersebut disiapkan untuk tenant yang terdampak kebakaran Malang Plaza.

MALANG KOTA – Setelah menunggu hampir dua bulan, tenant yang terdampak kebakaran Malang Plaza bisa berjualan di Mal Sarinah. Jika tidak ada aral, dua pekan lagi mereka bisa berjualan alias buka lapak.

Pantauan koran ini kemarin (30/6), lantai dua Sarinah di sisi kiri dan kanan masih ditutup tirai plastik. Namun di baliknya sudah ada banyak etalase. Total, ada 91 etalase. Meski demikian, para pekerja masih merapikan beberapa bagian seperti lampu, arus listrik, dan melakukan pengecatan pada bagian dinding.

Marketing Communication Malang Plaza Bromo Maksum mengatakan, etalase tenant sudah siap sekitar 90 persen. "Targetnya, sekitar pertengahan Juli nanti pedagang bisa berjualan. Sebelum itu juga rencana akan diresmikan oleh Wali Kota Malang," terang Maksum ditemui di lokasi, kemarin.

Maksum melanjutkan, setiap tenant dijatah stan dengan luas 1,8 meter x 2,3 meter. Etalase yang digunakan seragam, yakni dominan berwarna putih dan dilengkapi kaca berbentuk persegi panjang.

Tapi ada pula stan berukuran besar yang luasnya tiga kali lipat dari itu. Stan tersebut untuk konter elektronik yang berukuran besar. Jumlahnya ada enam stan besar di sisi kiri dari arah masuk lantai dua.

”Yang saya tahu demikian. Soal biaya sewa menjadi kesepakatan antara paguyuban dan Mal Sarinah. Kami hanya menanggung selama empat bulan," kata Maksum.

Dia mengaku hanya memonitor sebagian di Mal Sarinah, selebihnya fokus mengurusi Malang Plaza.

Ditanya keputusan ke depan soal nasib bangunan Malang Plaza, Maksum masih menunggu koordinasi. Hingga kini pihaknya sudah dua kali berkomunikasi dengan PT Hakim Sentosa selaku pemilik bangunan Malang Plaza. "Tapi belum tahu keputusan ke depan bagaimana," tegasnya.

Di tempat lain, Koordinator Tenant Malang Plaza Edi Purwanto mengungkapkan, pemasangan etalase dan sekat sudah dilakukan sejak Kamis lalu (29/6). Saat ini para tenant sedang bersiap mengumpulkan barang-barang dagangan yang akan dipajang. Namun ada pula tenant lain yang masih kesulitan modal.

"Masih ada tenant yang sibuk mencari pinjaman karena kehabisan modal. Terlebih, program KUR dan relaksasi belum terlaksana. Jumlahnya ada 30 orang," sebut Edi. 

Dia berharap agar relokasi bisa segera berjalan. Demikian pula bagi mereka yang membutuhkan bantuan perbankan.

Untuk pembiayaan stan, menurut Edi, hanya ditanggung selama empat bulan oleh Malang Plaza. Sisanya mereka harus membayar sesuai grade. Ada tiga grade. Mulai A, B, dan C. Dimulai dengan harga Rp 1,4 juta. (mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Malang Plaza #sarinah