Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DPUPRPKP Mulai Kebut Pembangunan Bozem Tunggulwulung

Aditya Novrian • Senin, 3 Juli 2023 | 20:10 WIB
TANGKAL BANJIR: Salah satu warga melintas di taman Tunggulwulung, Kecamatan lowokwaru. di lokasi ini diproyeksikan pembangunan bozem baru. (Darmono/Radar Malang)
TANGKAL BANJIR: Salah satu warga melintas di taman Tunggulwulung, Kecamatan lowokwaru. di lokasi ini diproyeksikan pembangunan bozem baru. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA - Pembangunan bozem atau kolam penangkal banjir di Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru mulai dikebut. Kemarin siang, progres pengerjaan bozem sudah berjalan 15 persen. Lahan yang berada di dekat Hutan Kota Tunggulwulung itu kini sudah mulai dikeruk.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan, pada tahap pertama pihaknya melakukan penggalian tanah.

”Penggalian yang berlangsung masih sedikit karena cukup luas dan harus hati-hati," kata Dandung, kemarin (2/7).

Dia melanjutkan, pihaknya ditarget bisa menyelesaikan pembangunan bozem selambat-lambatnya pada November mendatang. Dengan begitu, ke depan sejumlah wilayah akan terbebas dari banjir. Dandung menyebut dua wilayah langganan banjir seperti Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) dan Jalan Ahmad Yani segera bebas genangan.

Usai penggalian tanah, DPUPRPKP akan melakukan penguatan pada dinding-dinding kolam. Kemudian fondasi bozem juga segara dibangun untuk memudahkan pekerjaan.

Untuk diketahui, bozem baru itu nantinya memiliki luas 50 x 120 meter persegi. Sementara kedalamannya adalah 4 meter dengan kapasitas 23 ribu meter kubik air. Agar mempermudah pemeliharaan, DPUPRPKP hanya membangun bozem dalam satu kolam saja.

”Di samping menjadi penampung air, kami akan membuat sekeliling bozem menjadi wisata," sebut dia.

Caranya dengan menyediakan lokasi pemancingan dan jogging track. Untuk pembangunannya, pemkot mengalokasikan dana sebesar Rp 4,7 miliar. Dandung menambahkan sebelumnya Kota Malang sudah memiliki bozem yang berada di Kecamatan Blimbing. (mel/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Banjir #Kota Malang #Pemkot #bozem