Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Serunya Game Berkelompok hingga Pentingnya Sosialiasi DBD di Pekan Islami Ke-XVII PT ACA

Didik Harianto • Sabtu, 30 Maret 2024 | 14:00 WIB
ADU CERDAS: Komisiaris PT ACA Iwan Kurniawan memandu jalannya game pertanyaan berhadiah antar kelompok yang lebih mengutamakan teamwork di Balaidesa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Jumat (29/3).
ADU CERDAS: Komisiaris PT ACA Iwan Kurniawan memandu jalannya game pertanyaan berhadiah antar kelompok yang lebih mengutamakan teamwork di Balaidesa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Jumat (29/3).

MALANG-Merebaknya wabah demam berdarah juga dijadikan sebagai ajang sosialisasi kepada warga yang hadir di acara Santunan bersama PT Anugerah Citra Abadi (ACA) melalui program Pekan Islami Ke-XVII.
Hal ini terlihat pada Jumat (29/3) kemarin, saat tim berada di titik terakhir kunjungan di Kecamatan Sumberpucung. Di hari keempat kemarin menjelajah 4 kecamatan yakni Kecamatan Pagak, Donomulyo, Kalipare, dan Sumberpucung. Camat Sumberpucung Sri Pawening dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih atas terselengarannya acara ini. “Bukan hanya soal santunannya, tapi dengan melalui acara ini banyak warga yang bisa dikumpulkan secara masal dan sekaligus bisa diberikan sosialisasi tentang hal-hal yang penting,” katanya.
Terutama soal penyakit demam berdarah yang secara terus menerus menyerang warga kami. Hingga hari ini, katanya sudah ada 4 warga Kecamatan Sumberpucung yang meninggal dunia akibat serangan nyamuk demam berdarah. Terlebih yang berkumpul di tempat ini mayoritas adalah ibu-ibu dan anak-anaknya. “Sehingga sosisaliasi makin tepat sasaran. Terimakasih Pak Iwan,” imbuhnya.
Sementara itu, santunan di 4 kecamatan yang dilakukan kemarin itu total ada sebanyak 1.121 anak yatim yang menerima santunan. Rinciannya, Pagak bertempat di Balai Desa Pagak ada 202 anak, Donomulyo bertempat di Gedung Trisula sebayak 288 anak yatim, lalu Kalipare di Desa Arjowilangun sebanyak 335 anak. Terakhir di Sumberpucung bertempat di Balai Desa Senggreng ada sebanyak 296 anak.
Di Kecamatan Pagak, Komisiaris PT ACA Iwan Kurniawan memperoleh masukan dari sejumlah anak-anak yatim serta ibu-ibu pendamping supaya di kegiatan berikutnya santunan bisa diberikan tetap berupa uang tunai. Karena bisa lebih bermanfaat. “Duit saja Pak,” ujar tegas salah satu anak penerima santunan.
Lalu di titik kedua, di Kecamatan Donomulyo Iwan Kurniawan mengajarkan kepada anak-anak pentingnya bermain teamwork dalam menjawab sejumlah pertanyaan berhadiah. Lebih kurang 20 anak yang dipanggil ke depan dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok diminta merumuskan satu pertanyaan yang akan diberikan kepada kelompok lain. Apabila jawabannya benar, semua anggotanya bisa memperoleh hadiah berupa baju lebaran,kain batik, dan sarung. Demikian pula sebaliknya.
Sementara di Kalipare, pembagian santunan sangat sederhana dan terkesan tak ingin merepotkan tuan rumah. Pembagian dilakukan secara langsung kepada para para penerima. Tentunya semua berdasarkan data yang telah dikumpulir oleh Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang. (mas)

Editor : Didik Harianto
#PT ACA Malang #PT ACA #ACA