MALANG RAYA – Jumlah klaim di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang cukup tinggi.
Mulai Januari sampai bulan ini, tercatat ada 30.142 klaim yang telah diajukan.
”Total nominal klaim yang diajukan mencapai Rp 289,3 miliar,” terang Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Widodo.
Ada berapa klaim yang diajukan warga.
Seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Keselamatan Kerja (JKK), jaminan pensiun, dan beasiswa bagi ahli waris pekerja yang masih sekolah.
Berdasar data yang diterima koran ini, klaim JHT masih mendominasi.
Total sudah ada 15.173 klaim yang telah diajukan tahun ini.
Nominal klaimnya mencapai Rp 235 miliar.
Selanjutnya ada klaim JKK, yang sepanjang tahun ini sudah dicairkan senilai Rp 25,6 miliar.
Jumlah itu berasal dari 2.866 klaim yang diajukan warga.
Jumlah klaim dan nominalnya itu berpotensi meningkat dari tahun 2023.
Sebab, pada tahun lalu, jumlah klaim yang ditampung BPJS Ketenagakerjaan mencapai 60.970.
Sementara nominal klaimnya berada di angka Rp 416,3 miliar.
Beberapa dari klaim itu berkaitan dengan kasus kecelakaan kerja.
Oleh sebab itu, Widodo mengimbau agar para pekerja bisa segera mendaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sebab, manfaat yang diperoleh banyak.
”Misalnya saja, pembiayaan yang diberikan unlimited. Lalu kalau cacat ada santunan untuk recovery,” jelasnya.
BPJS Ketenagakerjaan juga dapat menjangkau pekerja dari berbagai sektor.
Salah satunya yakni sektor informal.
Saat ini, Widodo menyebut sudah ada lebih dari 10 perusahaan yang mendaftarkan pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan.
”Kadang ada yang menunggak. Namun, kalau sampai menunggak biasanya ada tindakan dari pengawas tenaga kerja tingkat Provinsi Jawa Timur,” imbuh Widodo.
Untuk pengajuan klaim, peserta juga tidak perlu khawatir.
Sebab, layanan BPJS Ketenagakerjaan sudah bisa diakses secara online melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana