alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Lima Polsek di Malang Raya Ini Dilarang Melakukan Penyidikan

MALANG – Keputusan drastis dilakukan oleh Kepolisian RI. Salah satunya dengan tidak boleh dilakukannya penyidikan kepada 209 Polsek di wilayah hukum Polda Jatim.

Dari 209 Polsek itu sendiri, lima diantaranya berada di Malang Raya. Terdiri dari Polsek Ngajum dan Pagak yang masuk wilayah yuridiksi Polres Malang, lalu Polsek Pujon, Ngantang, Kasembon yang berada di bawah yurisdiksi Polres Batu. Hal itu sendiri berdasarkan Keputusan Kapolri tersebut bernomor Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (tidak melakukan penyidikan).

Baca juga : Polisi Yakin Dua Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Boncengan

Namun demikian, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko masih belum bisa menjelaskan terkait keputusan tersebut. “Masih menanti teknis dari Mabes Polri terkait hal tersebut,” kata dia melalui pesan singkat WhatsApp. Ia menyebut, bahwa akan ada petunjuk dan arahan waktu dekat ini.

“Nanti akan ada, sementara ini petunjuk dan arahan (Jukrah)-nya belum turun,” tutup perwira dengan tiga melati di pundaknya tersebut.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait 1.062 Polsek di seluruh Indonesia yang tidak bisa lagi melakukan penyidikan. Peraturan ini tertuang dalam SK bernomor Kep/613/III/2021yang dikeluarkan dan ditandatangani pada 23 Maret 2021.

Meski tak lagi melakukan penyidikan, ribuan Polsek tersebut masih bisa menerima laporan masyarakat apabila menjadi korban tindak pidana atau yang lainnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG – Keputusan drastis dilakukan oleh Kepolisian RI. Salah satunya dengan tidak boleh dilakukannya penyidikan kepada 209 Polsek di wilayah hukum Polda Jatim.

Dari 209 Polsek itu sendiri, lima diantaranya berada di Malang Raya. Terdiri dari Polsek Ngajum dan Pagak yang masuk wilayah yuridiksi Polres Malang, lalu Polsek Pujon, Ngantang, Kasembon yang berada di bawah yurisdiksi Polres Batu. Hal itu sendiri berdasarkan Keputusan Kapolri tersebut bernomor Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (tidak melakukan penyidikan).

Baca juga : Polisi Yakin Dua Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Boncengan

Namun demikian, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko masih belum bisa menjelaskan terkait keputusan tersebut. “Masih menanti teknis dari Mabes Polri terkait hal tersebut,” kata dia melalui pesan singkat WhatsApp. Ia menyebut, bahwa akan ada petunjuk dan arahan waktu dekat ini.

“Nanti akan ada, sementara ini petunjuk dan arahan (Jukrah)-nya belum turun,” tutup perwira dengan tiga melati di pundaknya tersebut.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait 1.062 Polsek di seluruh Indonesia yang tidak bisa lagi melakukan penyidikan. Peraturan ini tertuang dalam SK bernomor Kep/613/III/2021yang dikeluarkan dan ditandatangani pada 23 Maret 2021.

Meski tak lagi melakukan penyidikan, ribuan Polsek tersebut masih bisa menerima laporan masyarakat apabila menjadi korban tindak pidana atau yang lainnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/