alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Kocok Ulang Banyak Pejabat, Begini Pesan Bupati Malang Pas Pelantikan

MALANG – Jumlah pejabat yang masuk gerbong mutasi di lingkungan Pemkab Malang terbilang banyak. Digelar di Pendopo Pringgitan, Kamis (1/7), ratusan ASN ikut dilantik untuk mengemban tugas dan jabatan baru. Meski banyak pejabat yang dikocok ulang, namun sejumlah kursi kepala dinas masih dibiarkan kosong.

Total ada 318 ASN yang dilantik, termasuk pejabat eselon II yang memimpin organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan yang disebut sebagai penyegaran itu diharapkan bisa lebih meningkatkan pelayanan publik. “Kepada seluruh ASN yang baru dilantik dan dirotasi saya meminta menjalankan tugasnya dengan penuh perhatian, komitmen, amanah, dan menjaga kepercayaan yang diberikan,” ujar Bupati Malang Sanusi.

Beberapa perubahan komposisi pejabat di antaranya, Suwadji yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ditarik menjadi Asisten Administrasi Setda Kabupaten Malang.

Ada juga Made Arya Wedanthara yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, kini mengemban tugas sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Sementara Aniswaty Aziz yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika bergeser menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang.

Selain itu, Abdul Haris yang sebelumnya menjabat Kepala Perpustakaan Pemkab Malang dilantik menjabat Kepala Dinas Sosial Pemkab Malang. Sedangkan Nazarudin yang sebelumnya menduduki Kepala Satuan Satpol PP Pemkab Malang, kini beralih menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Malang. Sementara Atsalis Supriyanto yang sebelumnya Kepala Dispora mengisi jabatan Kepala Perpustakaan Pemkab Malang.

Kepada para pejabat yang dilantik, Sanusi juga meminta mereka menunjukkan rasa semangat untuk meningkatkan kinerjanya dalam melakukan tugas serta pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh ASN. Banyak pertimbangan untuk melakukan ini mulai dari rekam jejak, kompetensi, pengabdian, komitmen, dan tanggung jawab kepada negara,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nurman Ramdansyah mengatakan, memang masih ada kursi kepala OPD yang masih kosong. “Masih ada kekosongan di beberapa OPD seperti Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP, Dinas Kependudukan Catatan Sipil, dan masih ada beberapa yang lainnya. Nanti kami data kembali,” tutur Nurman.

Terkait kekosongan kepala OPD, Nurman mengatakan mekanisme pengisiannya akan melalui sistem lelang atau jobfeet (pergeseran) yang rencananya akan segera dilakukan. “Peluang lelang masih tergantung dari pimpinan, yang jelas harus segera. Secara berkala kami juga telah menyampaikan kondisi kepegawaian termasuk kekosongan tersebut,” katanya.

Dalam waktu dekat ini BKPSDM juga akan segera membentuk panitia seleksi untuk menentukan siapa yang layak mengisi kekosongan kepala OPD. “Jika ada pansel harus segera, mekanisme juga bertahap,” tutupnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Jumlah pejabat yang masuk gerbong mutasi di lingkungan Pemkab Malang terbilang banyak. Digelar di Pendopo Pringgitan, Kamis (1/7), ratusan ASN ikut dilantik untuk mengemban tugas dan jabatan baru. Meski banyak pejabat yang dikocok ulang, namun sejumlah kursi kepala dinas masih dibiarkan kosong.

Total ada 318 ASN yang dilantik, termasuk pejabat eselon II yang memimpin organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan yang disebut sebagai penyegaran itu diharapkan bisa lebih meningkatkan pelayanan publik. “Kepada seluruh ASN yang baru dilantik dan dirotasi saya meminta menjalankan tugasnya dengan penuh perhatian, komitmen, amanah, dan menjaga kepercayaan yang diberikan,” ujar Bupati Malang Sanusi.

Beberapa perubahan komposisi pejabat di antaranya, Suwadji yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ditarik menjadi Asisten Administrasi Setda Kabupaten Malang.

Ada juga Made Arya Wedanthara yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, kini mengemban tugas sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Sementara Aniswaty Aziz yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika bergeser menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang.

Selain itu, Abdul Haris yang sebelumnya menjabat Kepala Perpustakaan Pemkab Malang dilantik menjabat Kepala Dinas Sosial Pemkab Malang. Sedangkan Nazarudin yang sebelumnya menduduki Kepala Satuan Satpol PP Pemkab Malang, kini beralih menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Malang. Sementara Atsalis Supriyanto yang sebelumnya Kepala Dispora mengisi jabatan Kepala Perpustakaan Pemkab Malang.

Kepada para pejabat yang dilantik, Sanusi juga meminta mereka menunjukkan rasa semangat untuk meningkatkan kinerjanya dalam melakukan tugas serta pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh ASN. Banyak pertimbangan untuk melakukan ini mulai dari rekam jejak, kompetensi, pengabdian, komitmen, dan tanggung jawab kepada negara,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nurman Ramdansyah mengatakan, memang masih ada kursi kepala OPD yang masih kosong. “Masih ada kekosongan di beberapa OPD seperti Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP, Dinas Kependudukan Catatan Sipil, dan masih ada beberapa yang lainnya. Nanti kami data kembali,” tutur Nurman.

Terkait kekosongan kepala OPD, Nurman mengatakan mekanisme pengisiannya akan melalui sistem lelang atau jobfeet (pergeseran) yang rencananya akan segera dilakukan. “Peluang lelang masih tergantung dari pimpinan, yang jelas harus segera. Secara berkala kami juga telah menyampaikan kondisi kepegawaian termasuk kekosongan tersebut,” katanya.

Dalam waktu dekat ini BKPSDM juga akan segera membentuk panitia seleksi untuk menentukan siapa yang layak mengisi kekosongan kepala OPD. “Jika ada pansel harus segera, mekanisme juga bertahap,” tutupnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/