alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Dua Pelaku Carok Sembuh, Langsung Dikeler Ke Polres Malang

MALANG – Dua dari tiga pelaku carok Sumbermanjing Wetan telah dinyatakan sembuh. Kedua pelaku tersebut sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Kanjuruhan. Namun keduanya tak pulang, melainkan langsung menuju Polres Malang.

Senin (1/2) kemarin, kedua pelaku telah menjalani proses pemeriksaan terkait kejadian tersebut.

“Kedua orang sudah sembuh yakni Samsul dan Sukarman mereka langsung kami bawa ke Polres Malang. Sedangkan Thoyib masih belum bisa pulang, sebab masih menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan,” jelas Kasatreskim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Hutomo, Selasa (2/2).

Kedua pelaku yang telah keluar rumah sakit langsung menjalani proses interogasi. Sementara Thoyib yang mengalami luka yang cukup parah tangan kanannya, sebab urat nadinya putus masih dalam menjalani perawatan medis dengan penjagaan ketat dari kepolisian.

Tiksnarto menyebut, masing-masing dari pelaku memiliki peran sendiri terhadap tindak penyerangan kepada Mujiono dan Irwan.

“Peran dari ketiganya inilah yang akan terus kami dalami, sampai saat ini kami juga menunggu hasil dari otopsi kedua korban bapak-anak tersebut,” pungkas dia.

Sebelumnya, pada Jumat (29/1) sekitar pukul 10.00 terjadi perkelahian warga di Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Perkelahian tersebut melibatkan dua kubu. Mujiono dengan anaknya (Irwan) melawan Thoyib bersama adiknya yaitu Samsul dan Sukarman.

Dalam peristiwa tersebut, Mujino dan Irwan Ashari tewas. Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mujiono, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Aksi tersebut diduga karena perebutan pengelolaan tanah bengkok antara Mujiono, mantan Kepala Dusun Sumbergentong melawan Thoyib yang merupakan kepala dusun saat ini.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Dua dari tiga pelaku carok Sumbermanjing Wetan telah dinyatakan sembuh. Kedua pelaku tersebut sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Kanjuruhan. Namun keduanya tak pulang, melainkan langsung menuju Polres Malang.

Senin (1/2) kemarin, kedua pelaku telah menjalani proses pemeriksaan terkait kejadian tersebut.

“Kedua orang sudah sembuh yakni Samsul dan Sukarman mereka langsung kami bawa ke Polres Malang. Sedangkan Thoyib masih belum bisa pulang, sebab masih menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan,” jelas Kasatreskim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Hutomo, Selasa (2/2).

Kedua pelaku yang telah keluar rumah sakit langsung menjalani proses interogasi. Sementara Thoyib yang mengalami luka yang cukup parah tangan kanannya, sebab urat nadinya putus masih dalam menjalani perawatan medis dengan penjagaan ketat dari kepolisian.

Tiksnarto menyebut, masing-masing dari pelaku memiliki peran sendiri terhadap tindak penyerangan kepada Mujiono dan Irwan.

“Peran dari ketiganya inilah yang akan terus kami dalami, sampai saat ini kami juga menunggu hasil dari otopsi kedua korban bapak-anak tersebut,” pungkas dia.

Sebelumnya, pada Jumat (29/1) sekitar pukul 10.00 terjadi perkelahian warga di Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Perkelahian tersebut melibatkan dua kubu. Mujiono dengan anaknya (Irwan) melawan Thoyib bersama adiknya yaitu Samsul dan Sukarman.

Dalam peristiwa tersebut, Mujino dan Irwan Ashari tewas. Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mujiono, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Aksi tersebut diduga karena perebutan pengelolaan tanah bengkok antara Mujiono, mantan Kepala Dusun Sumbergentong melawan Thoyib yang merupakan kepala dusun saat ini.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/