alexametrics
30.3 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Serah Terima Pasar Sumedang, Malang Masih Terganjal Pagar

MALANG – Ada-ada saja masalah yang muncul terkait Pasar Sumedang, Kabupaten Malang. Belum diserahkannya proyek bangunan Pasar Sumedang oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang kepada dinas terkait karena ada fasilitas yang belum siap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPCK Imam Suyono menyebut masih ada kelengkapan bangunan yang belum tuntas dari megaproyek tersebut.

”Pasar Sumedang itu sebenarnya tinggal pembangunan pagar saja. Karena kena refocusing (anggaran) tahun lalu, jadi masih belum bisa dilakukan,” jelas Imam saat ditemui di TPA Talangagung, Kepanjen, kemarin (2/3).

Pria yang juga menjabat sebagai kepala Bidang Perumahan DPKPCK itu menuturkan, secara fisik bangunan Pasar Sumedang memang sudah 100 persen. Namun, masih ada pembenahan kecil dan kelengkapan bangunan yang sampai saat ini masih belum selesai pengerjaannya. Dari pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di lokasi, bangunan tersebut memang sudah nampak siap dihuni. Namun, pagar seng masih berdiri tegak menjadi pembatas antara bangunan baru dengan pasar penampungan.

”Namanya penyerahan kan harus sudah siap huni dan siap pakai,” imbuh Imam. Namun, hingga kemarin (3/2) pihaknya belum mengetahui pasti kapan rencana pembangunan pagar tersebut akan dilaksanakan. Termasuk juga berapa nilai anggaran yang akan dialokasikan. ”Mudah-mudahan tidak kena refocusing. Jadi untuk pembangunan pagar dapat kami alokasikan tahun ini,” tukas Imam. (rmc/fik/c1/iik)

MALANG – Ada-ada saja masalah yang muncul terkait Pasar Sumedang, Kabupaten Malang. Belum diserahkannya proyek bangunan Pasar Sumedang oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang kepada dinas terkait karena ada fasilitas yang belum siap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPCK Imam Suyono menyebut masih ada kelengkapan bangunan yang belum tuntas dari megaproyek tersebut.

”Pasar Sumedang itu sebenarnya tinggal pembangunan pagar saja. Karena kena refocusing (anggaran) tahun lalu, jadi masih belum bisa dilakukan,” jelas Imam saat ditemui di TPA Talangagung, Kepanjen, kemarin (2/3).

Pria yang juga menjabat sebagai kepala Bidang Perumahan DPKPCK itu menuturkan, secara fisik bangunan Pasar Sumedang memang sudah 100 persen. Namun, masih ada pembenahan kecil dan kelengkapan bangunan yang sampai saat ini masih belum selesai pengerjaannya. Dari pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di lokasi, bangunan tersebut memang sudah nampak siap dihuni. Namun, pagar seng masih berdiri tegak menjadi pembatas antara bangunan baru dengan pasar penampungan.

”Namanya penyerahan kan harus sudah siap huni dan siap pakai,” imbuh Imam. Namun, hingga kemarin (3/2) pihaknya belum mengetahui pasti kapan rencana pembangunan pagar tersebut akan dilaksanakan. Termasuk juga berapa nilai anggaran yang akan dialokasikan. ”Mudah-mudahan tidak kena refocusing. Jadi untuk pembangunan pagar dapat kami alokasikan tahun ini,” tukas Imam. (rmc/fik/c1/iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/