alexametrics
19.6 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

Masih Zona Oranye, Sekolah Luring di Kabupaten Malang Belum Terjadwal

KEPANJEN – Para siswa di Kabupaten Malang nampaknya masih harus bersabar untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Berbeda dengan di Kota Malang yang sudah mulai menggelar pembelajaran luring, langkah tersebut belum bisa di eksekusi untuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah kabupaten.

Padahal, sebenarnya Bumi Kanjuruhan-sebutan untuk Kabupaten Malang-lebih dulu berada di level 3. Beberapa waktu lalu, pengetatannya menggunakan standar level 4 karena berada di aglomerasi (wilayah) Malang raya. PPKM di Bumi Arema menggunakan level 4 karena Kota Malang dan Kota Batu berada di level 4, sehingga Kabupaten Malang terpaksa menggunakan standart level 4 pula.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang Suwandi mengatakan, meski sudah turun level dan Kabupaten Malang masuk zona oranye. Dan hingga Kamis (2/9), masih belum ada kepastian jadwal PTM. “Kabupaten Malang ini kondisinya belum memungkinkan untuk menggelar PTM. Sebab masih awal PPKM level 3. Kita akan gelar uji coba dulu, jadwalnya menyusul,” ujar Suwandi kepada Jawa Pos Radar Malang.

Mantan Kabid Tentis Disdik Kabupaten Malang itu menjelaskan, uji coba PTM akan dilakukan bersamaan dengan vaksinasi yang diberikan kepada para siswa sekolah. Karena itu, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

”Kami masih menunggu instruksi dinas kesehatan. Kalau sudah ada vaksinasi (pelajar), akan dibarengi uji coba PTM,” imbuhnya.

Jika nanti PTM dilakukan, kata Suwandi, sekolah tetap diwajibkan membatasi jumlah siswanya. Siswa yang boleh mengikuti PTM maksimal 30 persen dari kapasitas ruang kelas. “Saat ini kan masih belum ada kepastian. Nanti kalau sudah ada kepastian (pelaksanaan PTM), kapasitasnya kami batasi. Diizinkan dalam satu ruangan hanya 30 persen dari total siswa,” pungkas Suwandi. (fik/dan/rmc)

 

KEPANJEN – Para siswa di Kabupaten Malang nampaknya masih harus bersabar untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Berbeda dengan di Kota Malang yang sudah mulai menggelar pembelajaran luring, langkah tersebut belum bisa di eksekusi untuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah kabupaten.

Padahal, sebenarnya Bumi Kanjuruhan-sebutan untuk Kabupaten Malang-lebih dulu berada di level 3. Beberapa waktu lalu, pengetatannya menggunakan standar level 4 karena berada di aglomerasi (wilayah) Malang raya. PPKM di Bumi Arema menggunakan level 4 karena Kota Malang dan Kota Batu berada di level 4, sehingga Kabupaten Malang terpaksa menggunakan standart level 4 pula.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang Suwandi mengatakan, meski sudah turun level dan Kabupaten Malang masuk zona oranye. Dan hingga Kamis (2/9), masih belum ada kepastian jadwal PTM. “Kabupaten Malang ini kondisinya belum memungkinkan untuk menggelar PTM. Sebab masih awal PPKM level 3. Kita akan gelar uji coba dulu, jadwalnya menyusul,” ujar Suwandi kepada Jawa Pos Radar Malang.

Mantan Kabid Tentis Disdik Kabupaten Malang itu menjelaskan, uji coba PTM akan dilakukan bersamaan dengan vaksinasi yang diberikan kepada para siswa sekolah. Karena itu, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

”Kami masih menunggu instruksi dinas kesehatan. Kalau sudah ada vaksinasi (pelajar), akan dibarengi uji coba PTM,” imbuhnya.

Jika nanti PTM dilakukan, kata Suwandi, sekolah tetap diwajibkan membatasi jumlah siswanya. Siswa yang boleh mengikuti PTM maksimal 30 persen dari kapasitas ruang kelas. “Saat ini kan masih belum ada kepastian. Nanti kalau sudah ada kepastian (pelaksanaan PTM), kapasitasnya kami batasi. Diizinkan dalam satu ruangan hanya 30 persen dari total siswa,” pungkas Suwandi. (fik/dan/rmc)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/