alexametrics
24.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Tak Terawat, Alun-Alun Karangploso Jadi Tempat Pembuangan Sampah

KARANGPLOSO – Warga Karangploso yang menikmati fasilitas publik mengeluhkan kondisi Alun-alun Karangploso. Salah satu public space (ruang publik) yang menjadi ikon Kecamatan Karangploso ini dinilai kurang terawat. Dimana banyak sampah berserakan di area tersebut, baik sampah organik maupun non-organik.

Bahkan, rumput liar juga tumbuh subur tempat pejalan kaki. Termasuk juga tumbuh di sela-sela bunga taman. “Harapannya ada petugas yang rutin membersihkan biar lebih nyaman kalau berkunjung ke sini,” kata Dian Lusiana, salah satu pengunjung Alun-Alun Karangploso, Senin (5/10).

Menurutnya, perawatan alun-alun ini dinilai masih jauh dari harapan. Karena selain banyak sampah, tamannya tampak kurang terawat. “Kalau menurut saya, masih jauh. Perlu ditingkatkan lagi,” terang perempuan satu anak ini.

Lebih lanjut, selaku pengunjung, dia juga berharap ada petugas khusus di alun-alun. Sehingga, pengunjung bisa lebih tertib dan tidak membuang sampah semaunya. “Harapannya seperti di alun-alun kota batu, ada petugasnya,” jelas perempuan asal Singosari ini.

Hal senada juga disampaikan Suntono, warga lain. Menurutnya, kondisi saat ini sudah lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Karena sebelumnya dinilai masih lebih parah lagi. “Ini sudah agak lumayan. Sebelummya tanaman rumput tamannya banyak yang mati,” jelas pria dua anak ini.

Pewarta: Imam Nasrodin

KARANGPLOSO – Warga Karangploso yang menikmati fasilitas publik mengeluhkan kondisi Alun-alun Karangploso. Salah satu public space (ruang publik) yang menjadi ikon Kecamatan Karangploso ini dinilai kurang terawat. Dimana banyak sampah berserakan di area tersebut, baik sampah organik maupun non-organik.

Bahkan, rumput liar juga tumbuh subur tempat pejalan kaki. Termasuk juga tumbuh di sela-sela bunga taman. “Harapannya ada petugas yang rutin membersihkan biar lebih nyaman kalau berkunjung ke sini,” kata Dian Lusiana, salah satu pengunjung Alun-Alun Karangploso, Senin (5/10).

Menurutnya, perawatan alun-alun ini dinilai masih jauh dari harapan. Karena selain banyak sampah, tamannya tampak kurang terawat. “Kalau menurut saya, masih jauh. Perlu ditingkatkan lagi,” terang perempuan satu anak ini.

Lebih lanjut, selaku pengunjung, dia juga berharap ada petugas khusus di alun-alun. Sehingga, pengunjung bisa lebih tertib dan tidak membuang sampah semaunya. “Harapannya seperti di alun-alun kota batu, ada petugasnya,” jelas perempuan asal Singosari ini.

Hal senada juga disampaikan Suntono, warga lain. Menurutnya, kondisi saat ini sudah lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Karena sebelumnya dinilai masih lebih parah lagi. “Ini sudah agak lumayan. Sebelummya tanaman rumput tamannya banyak yang mati,” jelas pria dua anak ini.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/