alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan hujan lebat sejak pukul 15.30 mengakibatkan lereng tanah yang terletak tepat di belakang rumah kedua warga itu tak kuat menahan derasnya air. . “Longsor tersebut menimpa dapur rumah ibu Tuni. Seedangkan rumah Bapak Ali pintu dapurnya yang jebol,” jelasnya. Ia menuturkan, jika rata-rata rumah di desa tersebut dibangun dekat lereng. “Yang rusak dapur karena belakang rumah mereka langsung lerengan tanah,” paparnya.

Sadono menerangkan saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) sedang melakukan assesment dan pembersihan material. “Karena di sana butuh alat semprot air, tapi di pos lapang sudah kami sediakan. Dan alat semprot air ini memudahkan pembersihan tanah,” terangnya.

Sementara itu Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang Amirul Yasin menambahkan, selain dua rumah tersebut, masih ada satu rumah lagi yang tertimbun longsor. Namun, ia menyatakan jika masih belum ada kabar lebih lanjut dari relawan yang bertugas di sana. “Kabarnya ada satu rumah lagi. Namun, para relawan yang bertugas masih tidak bisa dihubungi, mungkin sulit sinyal,” tandasnya.

Pewarta: Septianur Aji Hariyanto

KABUPATEN – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan hujan lebat sejak pukul 15.30 mengakibatkan lereng tanah yang terletak tepat di belakang rumah kedua warga itu tak kuat menahan derasnya air. . “Longsor tersebut menimpa dapur rumah ibu Tuni. Seedangkan rumah Bapak Ali pintu dapurnya yang jebol,” jelasnya. Ia menuturkan, jika rata-rata rumah di desa tersebut dibangun dekat lereng. “Yang rusak dapur karena belakang rumah mereka langsung lerengan tanah,” paparnya.

Sadono menerangkan saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) sedang melakukan assesment dan pembersihan material. “Karena di sana butuh alat semprot air, tapi di pos lapang sudah kami sediakan. Dan alat semprot air ini memudahkan pembersihan tanah,” terangnya.

Sementara itu Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang Amirul Yasin menambahkan, selain dua rumah tersebut, masih ada satu rumah lagi yang tertimbun longsor. Namun, ia menyatakan jika masih belum ada kabar lebih lanjut dari relawan yang bertugas di sana. “Kabarnya ada satu rumah lagi. Namun, para relawan yang bertugas masih tidak bisa dihubungi, mungkin sulit sinyal,” tandasnya.

Pewarta: Septianur Aji Hariyanto

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/