alexametrics
26.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Ini Harga Mobil Dinas 39 Kepala Puskesmas

KEPANJEN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk membeli 39 mobil operasional para kepala puskesmas (kapus) itu mendapat ”lampu hijau” dari anggota DPRD Kabupaten Malang. Legislator sudah menyetujui anggaran untuk pengadaan mobil dinas (mobdin) itu.

Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengatakan, anggaran pembelian 39 unit mobil operasional tersebut  telah dialokasikan dalam APBD 2022. Mantan Ketua Komisi I DPRD itu menilai bahwa pembelian kendaraan operasional tersebut cukup mendesak.

“Apalagi saat ini mereka (kepala puskesmas) masih terus berjuang untuk melakukan penanganan terkait dengan pandemi Covid-19,” kata Darmadi, kemarin.

Keberadaan mobil ambulans yang selama ini menjadi armada utama mereka, disebut Darmadi tidak lagi memadai. “Selama ini para kepala puskesmas masih menggunakan ambulans untuk keperluan operasional. Kalau mereka punya mobil operasional, maka ambulans bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih mendesak. Jadi ini murni reward,” terang Darmadi.

Terpisah, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menambahkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran pembelian mobil operasional dalam APBD 2022. “Nilainya Rp 19 miliar untuk mobil kapus, dan ditambah untuk mengganti mobil operasional polsek. Jadi totalnya Rp 23 miliar,” ujar Wahyu.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malang itu menyebut, selain 39 kendaraan kapus pihaknya juga bakal mengganti kendaraan operasional untuk 33 kapolsek di seluruh kecamatan. “Kalau untuk polsek kan kemarin dari koramil sudah kami kasih, selama ini polsek juga bersama-sama dengan muspika membantu penanganan Covid dan kondusifitas wilayah,” tambah Wahyu. (iik/dan)

KEPANJEN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk membeli 39 mobil operasional para kepala puskesmas (kapus) itu mendapat ”lampu hijau” dari anggota DPRD Kabupaten Malang. Legislator sudah menyetujui anggaran untuk pengadaan mobil dinas (mobdin) itu.

Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengatakan, anggaran pembelian 39 unit mobil operasional tersebut  telah dialokasikan dalam APBD 2022. Mantan Ketua Komisi I DPRD itu menilai bahwa pembelian kendaraan operasional tersebut cukup mendesak.

“Apalagi saat ini mereka (kepala puskesmas) masih terus berjuang untuk melakukan penanganan terkait dengan pandemi Covid-19,” kata Darmadi, kemarin.

Keberadaan mobil ambulans yang selama ini menjadi armada utama mereka, disebut Darmadi tidak lagi memadai. “Selama ini para kepala puskesmas masih menggunakan ambulans untuk keperluan operasional. Kalau mereka punya mobil operasional, maka ambulans bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih mendesak. Jadi ini murni reward,” terang Darmadi.

Terpisah, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menambahkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran pembelian mobil operasional dalam APBD 2022. “Nilainya Rp 19 miliar untuk mobil kapus, dan ditambah untuk mengganti mobil operasional polsek. Jadi totalnya Rp 23 miliar,” ujar Wahyu.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malang itu menyebut, selain 39 kendaraan kapus pihaknya juga bakal mengganti kendaraan operasional untuk 33 kapolsek di seluruh kecamatan. “Kalau untuk polsek kan kemarin dari koramil sudah kami kasih, selama ini polsek juga bersama-sama dengan muspika membantu penanganan Covid dan kondusifitas wilayah,” tambah Wahyu. (iik/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/