alexametrics
29.2 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Polres Malang Seriusi Laporan Dugaan Berita Bohong Gus Idris

MALANG – Kasus dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh Gus Idris masih berbuntut. Hal itu karena kehebohan video berisi tayangan pemilik nama lengkap Idris Al Marbawy tertembak tersebut dilaporkan Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas) ke Polres Malang Jumat kemarin (5/3).

“Kami melakukan pengaduan kepada Kapolres terkait adanya dugaan pelanggaraan UU ITE dari video Gus Idris yang sempat viral itu,” ujar Presidium Fordamas, Fahmi Aziz saat melaporkan ke Polres Malang, Jumat (5/3).

Ia meminta jajaran Polres Malang untuk segera memproses penyebaran video yang diduga hoax hingga dianggap meresahkan masyarakat. Ia juga meminta ada tindakan tegas kepada pelaku agar bisa dijadikan pembelajaran. “Saya berharap kepada kepolisian apabila ada unsur pidana agar bisa ditindaklanjuti. Kami sangat mendukung proses hukum jika proses itu ditindaklanjuti,” tambahnya.

Baca juga : Gus Idris Klarifikasi Video Penembakan: Itu Serangan Spiritual

Di sisi lain, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menerangkan pihaknya telah menerima pengaduan Fordamas terkait video setingan karya Gus Idris di kanal YouTube miliknya. “Mereka telah beraudiensi dan menyampaikan aspirasi terhadap video beberapa waktu ini yang menyebabkan banyak pemberitaan. Yakni video penembakan Gus Idris yang tidak demikian faktanya,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (6/3).

Menurut Hendri, pihaknya tetap menyikapi kasus yang dilaporkan Fordamas secara profesional. “Pengaduan ini kita terima. Kami akan bekerja sama dengan Kasatintel, Kasatreskrim, dan Kapolsek Ngajum untuk menentukan tindak lanjut kami,” tambahnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Kasus dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh Gus Idris masih berbuntut. Hal itu karena kehebohan video berisi tayangan pemilik nama lengkap Idris Al Marbawy tertembak tersebut dilaporkan Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas) ke Polres Malang Jumat kemarin (5/3).

“Kami melakukan pengaduan kepada Kapolres terkait adanya dugaan pelanggaraan UU ITE dari video Gus Idris yang sempat viral itu,” ujar Presidium Fordamas, Fahmi Aziz saat melaporkan ke Polres Malang, Jumat (5/3).

Ia meminta jajaran Polres Malang untuk segera memproses penyebaran video yang diduga hoax hingga dianggap meresahkan masyarakat. Ia juga meminta ada tindakan tegas kepada pelaku agar bisa dijadikan pembelajaran. “Saya berharap kepada kepolisian apabila ada unsur pidana agar bisa ditindaklanjuti. Kami sangat mendukung proses hukum jika proses itu ditindaklanjuti,” tambahnya.

Baca juga : Gus Idris Klarifikasi Video Penembakan: Itu Serangan Spiritual

Di sisi lain, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menerangkan pihaknya telah menerima pengaduan Fordamas terkait video setingan karya Gus Idris di kanal YouTube miliknya. “Mereka telah beraudiensi dan menyampaikan aspirasi terhadap video beberapa waktu ini yang menyebabkan banyak pemberitaan. Yakni video penembakan Gus Idris yang tidak demikian faktanya,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (6/3).

Menurut Hendri, pihaknya tetap menyikapi kasus yang dilaporkan Fordamas secara profesional. “Pengaduan ini kita terima. Kami akan bekerja sama dengan Kasatintel, Kasatreskrim, dan Kapolsek Ngajum untuk menentukan tindak lanjut kami,” tambahnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/