alexametrics
23.9 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Jadi Tersangka Kasus Video Hoaks, Gus Idris Malang Minta Maaf

MALANG – Konten video yang diduga hoaks membuat Idris Al Marbawy alias Gus Idris menyandang status tersangka. Polres Malang menetapkan status tersebut kepada ustadz yang juga Youtuber ini setelah melakukan gelar perkara.

Melalui video singkat berdurasi 2 menit 49 detik, Gus Idris pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas akibat kehebohan yang terjadi. “Pada kesempatan ini izinkan saya Al Fakir, Muhammad Idris Al Marbawy mohon maaf sebesar-besarnya, khususnya pada pengurus Cabang NU Kabupaten Malang dan juga khusus kepada KH Marzuki Mustamar,” ujar Gus Idris dalam video.

Dalam videonya dia menyebutkan bahwa video hoaks yang beredar bukan berasal dari dirinya. Padahal sebelumnya, Gus Idris menyatakan bahwa video tersebut hanyalah untuk kepentingan konten belaka.

“Permohonan maaf juga untuk pelapor Zulham Mubarak, yang mana, video hoaks itu bukan berasal dari kami, akan tetapi saya lahir dari keluarga NU menyampaikan permohonan maaf kepada panjenengan semua termasuk teman-teman Kepolisian Polres Malang,” tambahnya.

Kemudian dia menjelaskan bahwa musibah yang telah menimpanya bisa membuat dirinya menjadi lebih muhasabah dan membawa kemaslahatan. Untuk itu dia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan. “Sekali lagi saya selaku warga NU menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada panjenengan semua, terima kasih,” tutupnya.

Menurut informasi yang didapat tim Radar Malang, kini rencananya Gus Idris akan dipanggil kembali dimintai keterangan di Polres Malang hari ini (6/7).

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Konten video yang diduga hoaks membuat Idris Al Marbawy alias Gus Idris menyandang status tersangka. Polres Malang menetapkan status tersebut kepada ustadz yang juga Youtuber ini setelah melakukan gelar perkara.

Melalui video singkat berdurasi 2 menit 49 detik, Gus Idris pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas akibat kehebohan yang terjadi. “Pada kesempatan ini izinkan saya Al Fakir, Muhammad Idris Al Marbawy mohon maaf sebesar-besarnya, khususnya pada pengurus Cabang NU Kabupaten Malang dan juga khusus kepada KH Marzuki Mustamar,” ujar Gus Idris dalam video.

Dalam videonya dia menyebutkan bahwa video hoaks yang beredar bukan berasal dari dirinya. Padahal sebelumnya, Gus Idris menyatakan bahwa video tersebut hanyalah untuk kepentingan konten belaka.

“Permohonan maaf juga untuk pelapor Zulham Mubarak, yang mana, video hoaks itu bukan berasal dari kami, akan tetapi saya lahir dari keluarga NU menyampaikan permohonan maaf kepada panjenengan semua termasuk teman-teman Kepolisian Polres Malang,” tambahnya.

Kemudian dia menjelaskan bahwa musibah yang telah menimpanya bisa membuat dirinya menjadi lebih muhasabah dan membawa kemaslahatan. Untuk itu dia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan. “Sekali lagi saya selaku warga NU menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada panjenengan semua, terima kasih,” tutupnya.

Menurut informasi yang didapat tim Radar Malang, kini rencananya Gus Idris akan dipanggil kembali dimintai keterangan di Polres Malang hari ini (6/7).

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/