alexametrics
21.6 C
Malang
Friday, 12 August 2022

Bonus Atlet Rp 6,5 M Masuk PAK, Untuk Peraih Medali di Ajang Porprov Jatim

KABUPATEN – Janji adanya bonus bagi para atlet Kabupaten Malang peraih medali di ajang Porpov Jatim kian mendekati kenyataan. Dananya sudah diajukan masuk dalam draft Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2022.

Tentang angka pasti bonus bagi atlet berpresta si tersebut masih dalam tahap pemba hasan dewan dan Pemkab Malang. Usulan reward untuk atet pendulang medali tersebut masuk di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang. “Kami mengusulkan anggaran Rp 6,5 miliar untuk reward atlet. Ini khusus bagi mereka yang berhasil menyumbangkan medali di Porprov,” ujar Kepala Dispora Kabupaten Malang Nazarudin Hasan Seliant kepada wartawan saat dikonfirmasi kemarin (5/8) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

Menurut Nazar, sapaannya, bonus atlet sedang dalam pembahasan. Tim anggaran telah melempar KUA­PPAS ke Banggar DPRD. Sehingga, seka rang OPD sedang menguliti satu­satu poin PAK bersama para wakil rakyat.Tidak terkecuali usulan uang bonus bagi atlet peraih medali di ajang Porprov.

Namun, Nazar menegaskan pemberian reward bukan hanya untuk atlet. Pelatih dan manager juga dapat bagian. Karena mereka juga berperan menyukseskan capaian atlet di Porprov. “Itu sudah jadi janjinya Pak Bupati. Jadi sudah pasti direalisasikan,” terang Nazar.

Rinciannya, atlet peraih medali emas mendapat Rp 40 juta. Peraih medali perak diganjar Rp 20 juta. Sementara, medali perunggu mendapat bonus Rp 10 juta. Nazar juga menyebut anggaran bonus mencantumkan porsi bagi pelatih dan manajer. Walaupun, nilainya tidak akan sama dengan atlet yang berpeluh di gelanggang. “Pelatih dan manajer pun dapat walau nilainya tidak sama,” tandas pria berdarah Aceh tersebut.

Seperti diketahui, Porprov VII digelar di empat daerah. Yakni Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Di ajang tersebut, Kabupaten Malang menduduki posisi empat dengan total poin 349. Sebanyak 47 medali emas, 51 perak dan 59 perunggu diraih para atlet kabupaten.

Sebelumnya, Bupati Malang H M. Sanusi menargetkan para atlet bisa membawa pulang medali emas, perak dan perunggu, masing-­masing 50 medali. Sehingga, capaian medali emas yang tak mencapai target alias kurang 3 medali. Namun Nazar menegaskan, Bupati Malang mengapresiasi kerja keras para atlet. Bonus tetap akan dicairkan. Begitu PAK digedok, Pemkab Malang bakal merealisasikan janjinya bagi atlet­atlet berprestasi Bumi Kanjuruhan. (fin/nay)

KABUPATEN – Janji adanya bonus bagi para atlet Kabupaten Malang peraih medali di ajang Porpov Jatim kian mendekati kenyataan. Dananya sudah diajukan masuk dalam draft Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2022.

Tentang angka pasti bonus bagi atlet berpresta si tersebut masih dalam tahap pemba hasan dewan dan Pemkab Malang. Usulan reward untuk atet pendulang medali tersebut masuk di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang. “Kami mengusulkan anggaran Rp 6,5 miliar untuk reward atlet. Ini khusus bagi mereka yang berhasil menyumbangkan medali di Porprov,” ujar Kepala Dispora Kabupaten Malang Nazarudin Hasan Seliant kepada wartawan saat dikonfirmasi kemarin (5/8) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

Menurut Nazar, sapaannya, bonus atlet sedang dalam pembahasan. Tim anggaran telah melempar KUA­PPAS ke Banggar DPRD. Sehingga, seka rang OPD sedang menguliti satu­satu poin PAK bersama para wakil rakyat.Tidak terkecuali usulan uang bonus bagi atlet peraih medali di ajang Porprov.

Namun, Nazar menegaskan pemberian reward bukan hanya untuk atlet. Pelatih dan manager juga dapat bagian. Karena mereka juga berperan menyukseskan capaian atlet di Porprov. “Itu sudah jadi janjinya Pak Bupati. Jadi sudah pasti direalisasikan,” terang Nazar.

Rinciannya, atlet peraih medali emas mendapat Rp 40 juta. Peraih medali perak diganjar Rp 20 juta. Sementara, medali perunggu mendapat bonus Rp 10 juta. Nazar juga menyebut anggaran bonus mencantumkan porsi bagi pelatih dan manajer. Walaupun, nilainya tidak akan sama dengan atlet yang berpeluh di gelanggang. “Pelatih dan manajer pun dapat walau nilainya tidak sama,” tandas pria berdarah Aceh tersebut.

Seperti diketahui, Porprov VII digelar di empat daerah. Yakni Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Di ajang tersebut, Kabupaten Malang menduduki posisi empat dengan total poin 349. Sebanyak 47 medali emas, 51 perak dan 59 perunggu diraih para atlet kabupaten.

Sebelumnya, Bupati Malang H M. Sanusi menargetkan para atlet bisa membawa pulang medali emas, perak dan perunggu, masing-­masing 50 medali. Sehingga, capaian medali emas yang tak mencapai target alias kurang 3 medali. Namun Nazar menegaskan, Bupati Malang mengapresiasi kerja keras para atlet. Bonus tetap akan dicairkan. Begitu PAK digedok, Pemkab Malang bakal merealisasikan janjinya bagi atlet­atlet berprestasi Bumi Kanjuruhan. (fin/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/