alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Mortir Aktif Meledak di Persawahan Pakisaji Malang

MALANG – Seorang pemulung Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang digegerkan dengan penemuan sebuah mortir aktif di dasar Sungai Sukun, Selasa (5/10) siang. Pemulung tersebut menemukan mortir saat sedang mencari barang-barang yang berada di dasar sungai.

“Kemarin Selasa (5/10) sekitar pukul 12.15 WIB, ditemukan warga di sekitar Sungai Sukun,” kata Kanit Intel Polsek Pakisaji Ipda Eka Yuliandri Aska, Rabu (6/10).

Kemudian Aska menerangkan kronologi penemuan mortir, saat pemulung tersebut mulai mengais barang di dasar sungai dia menemukan sebuah benda yang mirip bom di dasar sungai. Tak lama dia langsung memanggil warga desa setempat.

“Setelah mendengar temuan mortir itu, warga kemudian melapor ke pihak berwajib dan kami langsung mengamankan barang bukti tersebut,” ujarnya.

Menurut Aska, mortir yang terkubur di dasar sungai itu diketahui masih aktif dan sudah dilakukan peledakan pada hari ini, Rabu (6/10), sekitar pukul 10.00 WIB.

“Mortir masih aktif. Diperkirakan berusia puluhan tahun sejak zaman Belanda, sejak Perang Dunia ke 2. Situasi peledakan aman terkendali,” bebernya.

Peledakan mortir tersebut dilakukan langsung oleh tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur. Berdasarkan pantauan tim mortir tersebut diledakkan di areal persawahan di Desa Sutojayan. Peledakan dilakukan dengan cara mengubur mortir di dalam tanah. Selama proses peledakan masyarakat yang melintas diminta untuk tidak mendekati area peledakan.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

MALANG – Seorang pemulung Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang digegerkan dengan penemuan sebuah mortir aktif di dasar Sungai Sukun, Selasa (5/10) siang. Pemulung tersebut menemukan mortir saat sedang mencari barang-barang yang berada di dasar sungai.

“Kemarin Selasa (5/10) sekitar pukul 12.15 WIB, ditemukan warga di sekitar Sungai Sukun,” kata Kanit Intel Polsek Pakisaji Ipda Eka Yuliandri Aska, Rabu (6/10).

Kemudian Aska menerangkan kronologi penemuan mortir, saat pemulung tersebut mulai mengais barang di dasar sungai dia menemukan sebuah benda yang mirip bom di dasar sungai. Tak lama dia langsung memanggil warga desa setempat.

“Setelah mendengar temuan mortir itu, warga kemudian melapor ke pihak berwajib dan kami langsung mengamankan barang bukti tersebut,” ujarnya.

Menurut Aska, mortir yang terkubur di dasar sungai itu diketahui masih aktif dan sudah dilakukan peledakan pada hari ini, Rabu (6/10), sekitar pukul 10.00 WIB.

“Mortir masih aktif. Diperkirakan berusia puluhan tahun sejak zaman Belanda, sejak Perang Dunia ke 2. Situasi peledakan aman terkendali,” bebernya.

Peledakan mortir tersebut dilakukan langsung oleh tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur. Berdasarkan pantauan tim mortir tersebut diledakkan di areal persawahan di Desa Sutojayan. Peledakan dilakukan dengan cara mengubur mortir di dalam tanah. Selama proses peledakan masyarakat yang melintas diminta untuk tidak mendekati area peledakan.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/