alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Pemanasan E-TLE, Pemkab Malang Pasang CCTV di Simpang Kepanjen

MALANG – Bagi yang biasa melintas di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang harus lebih tertib berlalu lintas. Karena di simpang empat Kepanjen segera dipasangi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau sistem tilang elektronik.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang Eka Hafi Lutfi. Dia mengatakan, sebenarnya ada empat lokasi yang diajukan untuk mendapat fasilitas baru itu. Namun, baru satu titik yang disetujui anggarannya untuk pemasangan E-TLE. ”Kemungkinan baru satu yang disetujui,” ujanya.

Lutfi mengatakan, saat ini Pemkab Malang melakukan refocusing (pemotongan) anggaran. Dana hasil refocusing digunakan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat sehingga realisasi pemasangan E-TLE disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

”Tentunya kami menyesuaikan dengan mengurangi anggaran-anggaran yang tidak diperlukan,” kata pria yang pernah menjabat kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang itu.
Dipilihnya simpang empat Kepanjen karena kawasan lalu lintas itu ramai kendaraan. Selain itu, jalan tersebut merupakan jalur provinsi. ”Tujuannya agar menekan pelanggaran lalu lintas dan mencegah kecelakaan,” imbuhnya.

Dia berharap pemasangan CCTV dalam penerapan E-TLE yang nantinya akan terintegrasi dengan Command Center dan Satlantas Polres Malang itu dapat segera direalisasikan. ”Harapannya bisa tahun ini direalisasikan. Kalau tidak bisa ya direalisasikan tahun depan,” pungkasnya. (rmc/fik/dan)

MALANG – Bagi yang biasa melintas di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang harus lebih tertib berlalu lintas. Karena di simpang empat Kepanjen segera dipasangi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau sistem tilang elektronik.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang Eka Hafi Lutfi. Dia mengatakan, sebenarnya ada empat lokasi yang diajukan untuk mendapat fasilitas baru itu. Namun, baru satu titik yang disetujui anggarannya untuk pemasangan E-TLE. ”Kemungkinan baru satu yang disetujui,” ujanya.

Lutfi mengatakan, saat ini Pemkab Malang melakukan refocusing (pemotongan) anggaran. Dana hasil refocusing digunakan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat sehingga realisasi pemasangan E-TLE disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

”Tentunya kami menyesuaikan dengan mengurangi anggaran-anggaran yang tidak diperlukan,” kata pria yang pernah menjabat kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang itu.
Dipilihnya simpang empat Kepanjen karena kawasan lalu lintas itu ramai kendaraan. Selain itu, jalan tersebut merupakan jalur provinsi. ”Tujuannya agar menekan pelanggaran lalu lintas dan mencegah kecelakaan,” imbuhnya.

Dia berharap pemasangan CCTV dalam penerapan E-TLE yang nantinya akan terintegrasi dengan Command Center dan Satlantas Polres Malang itu dapat segera direalisasikan. ”Harapannya bisa tahun ini direalisasikan. Kalau tidak bisa ya direalisasikan tahun depan,” pungkasnya. (rmc/fik/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/