alexametrics
29.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Pemkab Malang Cabut Perpanjangan Lockdown Warga Rowotrate

MALANG – Kebijakan lockdown di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang akhirnya dicabut. Menyusul banyaknya warga yang pulih pasca terpapar Covid-19.

“Warga Rowotrate sudah banyak yang sembuh, kondisinya sudah membaik. Karena itu kebijakan lockdown tidak diperpanjang mulai kemarin (6/7),” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.

Meski kebijakan lockdown dicabut, Wahyu menuturkan warga Rowotrate belum sepenuhnya bebas. Mereka masih akan tetap dipantau penggunaan protokol kesehatannya bahkan keluar masuk wilayah juga akan dilakukan pemeriksaan.

“Ada warga yang keluar dari dusun untuk bekerja saja harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu. Pengecekan suhu tubuh dan identitas akan diperiksa,” tambahnya.

Menurut Wahyu, pihaknya juga memantau perkembangan warga yang masih menjalani isolasi mandiri. “Penjagaan ketat juga masih tetap kami lakukan, termasuk di rumah-rumah yang anggota keluarganya masih menjalani isolasi mandiri tetap diawasi dan tidak boleh meninggalkan rumah,” katanya.

Selain itu, Pemkab Malang juga terus memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disana. Mulai dari dapur umum yang didirikan oleh PMI dan bantuan sembako dari Dinas Sosial. ”Dapur umum masih tetap ada dari PMI, Dinas Sosial juga memberikan bantuan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Pemkab Malang sempat menetapkan perpanjangan lockdown selama dua minggu ke depan atau sampai tanggal 18 Juli mendatang. Hal itu diakibatkan karena sebelumnya ada 56 warga Rowotrate terpapar virus Covid-19 dari klaster hajatan yang diselenggarakan oleh warga. Kemudian disusul 8 warga yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Kebijakan lockdown di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang akhirnya dicabut. Menyusul banyaknya warga yang pulih pasca terpapar Covid-19.

“Warga Rowotrate sudah banyak yang sembuh, kondisinya sudah membaik. Karena itu kebijakan lockdown tidak diperpanjang mulai kemarin (6/7),” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.

Meski kebijakan lockdown dicabut, Wahyu menuturkan warga Rowotrate belum sepenuhnya bebas. Mereka masih akan tetap dipantau penggunaan protokol kesehatannya bahkan keluar masuk wilayah juga akan dilakukan pemeriksaan.

“Ada warga yang keluar dari dusun untuk bekerja saja harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu. Pengecekan suhu tubuh dan identitas akan diperiksa,” tambahnya.

Menurut Wahyu, pihaknya juga memantau perkembangan warga yang masih menjalani isolasi mandiri. “Penjagaan ketat juga masih tetap kami lakukan, termasuk di rumah-rumah yang anggota keluarganya masih menjalani isolasi mandiri tetap diawasi dan tidak boleh meninggalkan rumah,” katanya.

Selain itu, Pemkab Malang juga terus memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disana. Mulai dari dapur umum yang didirikan oleh PMI dan bantuan sembako dari Dinas Sosial. ”Dapur umum masih tetap ada dari PMI, Dinas Sosial juga memberikan bantuan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Pemkab Malang sempat menetapkan perpanjangan lockdown selama dua minggu ke depan atau sampai tanggal 18 Juli mendatang. Hal itu diakibatkan karena sebelumnya ada 56 warga Rowotrate terpapar virus Covid-19 dari klaster hajatan yang diselenggarakan oleh warga. Kemudian disusul 8 warga yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/