alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

PPKM Mikro, Pemkab Malang Kumpulkan 17 Ribu Ketua RT RW di WAG

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten Malang akan segera mencoba menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tingkat RT dan RW. Sekretaris Daerah, Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa PPKM berskala mikro tidak akan jauh berbeda dengan program Kampung Tangguh.

“Skema dari PPKM skala mikro mirip seperti penerapan Kampung Tangguh. Hanya saja akan diadakan bukan hanya di perkampungan, tapi ditingkatkan ke RT dan RW,” jelasnya.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan menambahkan, untuk menyosialisasikan PPKM Mikro, Pemkab Malang akan menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media edukasi.

Sebanyak 14.696 Ketua RT dan 3.155 Ketua RW akan dibentuk jaringan WhatsApp Group (WAG) yang dikomandoi oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Setiap RT nantinya akan punya jaringan WA, nanti masing-masing tokoh RT itu akan membantu mengedukasi warganya. Yang mengedukasi cukup para tokoh yang ada di lingkungan RT tersebut,” tutur Firmando.

Dengan skema yang seperti itu Pemerintah Kabupaten Malang merasa optimis jika pencegahan covid-19 dan protokol kesehatan bisa tersampaikan dengan baik hingga lapisan masyarakat dalam skala mikro.

Seperti diketahui, sesuai Inmendagri 3 tahun 2021, Jatim termasuk yang akan menerapkan PPKM Mikro dengan daerah prioritas Malang Raya, Surabaya Raya, dan Madiun Raya. PPKM Mikro dilaksanakan 9-22 Februari 2021.

Pewarta : M. Ubaidillah

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten Malang akan segera mencoba menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tingkat RT dan RW. Sekretaris Daerah, Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa PPKM berskala mikro tidak akan jauh berbeda dengan program Kampung Tangguh.

“Skema dari PPKM skala mikro mirip seperti penerapan Kampung Tangguh. Hanya saja akan diadakan bukan hanya di perkampungan, tapi ditingkatkan ke RT dan RW,” jelasnya.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan menambahkan, untuk menyosialisasikan PPKM Mikro, Pemkab Malang akan menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media edukasi.

Sebanyak 14.696 Ketua RT dan 3.155 Ketua RW akan dibentuk jaringan WhatsApp Group (WAG) yang dikomandoi oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Setiap RT nantinya akan punya jaringan WA, nanti masing-masing tokoh RT itu akan membantu mengedukasi warganya. Yang mengedukasi cukup para tokoh yang ada di lingkungan RT tersebut,” tutur Firmando.

Dengan skema yang seperti itu Pemerintah Kabupaten Malang merasa optimis jika pencegahan covid-19 dan protokol kesehatan bisa tersampaikan dengan baik hingga lapisan masyarakat dalam skala mikro.

Seperti diketahui, sesuai Inmendagri 3 tahun 2021, Jatim termasuk yang akan menerapkan PPKM Mikro dengan daerah prioritas Malang Raya, Surabaya Raya, dan Madiun Raya. PPKM Mikro dilaksanakan 9-22 Februari 2021.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/