alexametrics
21.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Saksi Hoax Video Penembakan Gus Idris Jadi 10 Orang

MALANG – Polres Malang langsung bergerak cepat dengan masuknya pengaduan dari Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas), Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Malang, dan LSM Lingga terkait konten video yang diduga penembakan tokoh agama, Idris Al Marbawy.

Kasatreskim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo langsung mengonfirmasi hal tersebut. Dari 3 pengaduan yang diterima, pihaknya mengaku akan menangani secara profesional.

“Menurut LTNNU ini merupakan informasi palsu yang tidak benar yang membuat masyarakat panik dan gaduh. Beberapa waktu yang lalu sudah ada yang melaporkan dari Fordamas dan LSM Lingga. LTNNU ini yang baru saja melapor,” ujar AKP Tiksnarto, Selasa (9/3).

Lebih lanjut, saat ini AKP Tiksnarto telah memanggil 10 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait pengaduan yang telah diajukan ke Polres Malang.

“Sejauh ini sudah ada 10 orang saksi. Kami menggali keterangan dari LSM Lingga dan Fordamas tapi baru ini masuk LTNNU jadi kami terima dulu aduannya. Tapi untuk kesimpulannya masih belum bisa kami sampaikan sekarang,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Idris Al Marbawy atau biasa dikenal dengan Gus Idris telah membuat masyarakat gaduh lewat salah satu konten videonya. Dalam video tersebut, Gus Idris seolah-olah ditembak orang tak dikenal hingga terluka.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Polres Malang langsung bergerak cepat dengan masuknya pengaduan dari Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas), Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Malang, dan LSM Lingga terkait konten video yang diduga penembakan tokoh agama, Idris Al Marbawy.

Kasatreskim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo langsung mengonfirmasi hal tersebut. Dari 3 pengaduan yang diterima, pihaknya mengaku akan menangani secara profesional.

“Menurut LTNNU ini merupakan informasi palsu yang tidak benar yang membuat masyarakat panik dan gaduh. Beberapa waktu yang lalu sudah ada yang melaporkan dari Fordamas dan LSM Lingga. LTNNU ini yang baru saja melapor,” ujar AKP Tiksnarto, Selasa (9/3).

Lebih lanjut, saat ini AKP Tiksnarto telah memanggil 10 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait pengaduan yang telah diajukan ke Polres Malang.

“Sejauh ini sudah ada 10 orang saksi. Kami menggali keterangan dari LSM Lingga dan Fordamas tapi baru ini masuk LTNNU jadi kami terima dulu aduannya. Tapi untuk kesimpulannya masih belum bisa kami sampaikan sekarang,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Idris Al Marbawy atau biasa dikenal dengan Gus Idris telah membuat masyarakat gaduh lewat salah satu konten videonya. Dalam video tersebut, Gus Idris seolah-olah ditembak orang tak dikenal hingga terluka.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/