alexametrics
26 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Dalami Korupsi PKH, Satreskrim Polres Malang Buru Tersangka Lain

MALANG – Pasca membekuk satu tersangka dana bantuan sosial (bansos) Kemensos oleh salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Polres Malang kembali melakukan pendalaman. “Untuk saat ini kami masih melakukan pendalaman lagi terhadap peristiwa lain yang masih ada kaitannya dengan PKH. Apabila ada perkembangan lebih lanjut jika ditemukan tersangka lain kami akan update,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan petugas, data penerima bansos kini telah direvisi. “Yang kemarin tidak dapat, sekarang sudah mendapatkan haknya,” katanya.

Sebagai upaya pendalaman, perwira dengan tiga balok di pundaknya itu mengatakan bahwa pihak kepolisian berencana memanggil beberapa saksi dari rekan tersangka. “Karena tersangka merupakan koordinator di kecamatan, kami akan coba komparisasikan dengan koordinator di desa lain di kecamatan yang sama. Semoga tidak ada yang lain,” ujarnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang menetemukan kasus yang sama untuk melapor. “Masyarakat bisa mengadu ke call center 110 terkait tindak pidana termasuk korupsi. Bisa langsung lapor ke kantor polisi terdekat dan kami akan langsung tindak lanjuti,” tambahnya.

Disamping itu, pihak Polres Malang juga telah melakukan pendampingan bantuan secara intens. Khususnya pada kegiatan penyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Pasca membekuk satu tersangka dana bantuan sosial (bansos) Kemensos oleh salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Polres Malang kembali melakukan pendalaman. “Untuk saat ini kami masih melakukan pendalaman lagi terhadap peristiwa lain yang masih ada kaitannya dengan PKH. Apabila ada perkembangan lebih lanjut jika ditemukan tersangka lain kami akan update,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan petugas, data penerima bansos kini telah direvisi. “Yang kemarin tidak dapat, sekarang sudah mendapatkan haknya,” katanya.

Sebagai upaya pendalaman, perwira dengan tiga balok di pundaknya itu mengatakan bahwa pihak kepolisian berencana memanggil beberapa saksi dari rekan tersangka. “Karena tersangka merupakan koordinator di kecamatan, kami akan coba komparisasikan dengan koordinator di desa lain di kecamatan yang sama. Semoga tidak ada yang lain,” ujarnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang menetemukan kasus yang sama untuk melapor. “Masyarakat bisa mengadu ke call center 110 terkait tindak pidana termasuk korupsi. Bisa langsung lapor ke kantor polisi terdekat dan kami akan langsung tindak lanjuti,” tambahnya.

Disamping itu, pihak Polres Malang juga telah melakukan pendampingan bantuan secara intens. Khususnya pada kegiatan penyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/