alexametrics
23.9 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Kepergok Petugas, Pemburu Satwa Kijang Kabur Tinggalkan Hasil Buruan

PUJON – Tim Gabungan Profauna Indonesia bersama tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dan Perhutani KPH Malang menemukan seekor kijang yang diduga hasil perburuan liar, Senin (12/4). Temuan ini didapatkan saat tengah melakukan kegiatan patroli hutan dan operasi tangkap tangan.

Saat ditemukan, kijang tersebut dalam kondisi sudah mati. Lokasi ditemukannya satwa dilindungi itu di kawasan hutan lindung di daerah Pujon. Tepatnya didekat lokasi wisata Coban Rondo.

“Kijang ini hasil perburuan di Pujon. Saat itu, tim memergoki pemburu, sayangnya pelaku melarikan diri,” kata Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid.

Saat ditemukan, kijang yang berjenis kelamin betina dewasa itu diduga tengah hamil. Selain kijang, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain yaitu karung yang diduga untuk mengangkut hasil buruan. Ada juga senjata tajam, tali dan ponsel.

Sementara, pelaku diduga berasal dari Pujon. “Saat ini kami masih di Mapolres Batu untuk koordinasi dengan reskrim,” lanjut Rosek.

Karena temuan ini sudah jelas memenuhi unsur pidana, yang melanggar UU No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pelaku diancam hukuman pidana 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Temuan ini menambah daftar panjang, perburuan satwa liar di kawasan hutan lindung di Malang Raya.

Tidak hanya kijang, tim Profauna Indonesia sebelumnya juga menemukan bangkai lutung jawa saat melakukan penyisiran hutan. Pihaknya mengatakan hutan di kawasan Pujon, Coban Rondo hingga Ngantang juga terpantau oleh Tim Profauna Indonesia. Karena marak terjadi perburuan satwa dilindungi seperti kijang dan burung. Saat ini timnya masih terus melanjutkan patroli hutan bersama tim gabungan dari unsur BKSDA Jatim dan Perhutani.

Pewarta: Intan Refa Septiana

PUJON – Tim Gabungan Profauna Indonesia bersama tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dan Perhutani KPH Malang menemukan seekor kijang yang diduga hasil perburuan liar, Senin (12/4). Temuan ini didapatkan saat tengah melakukan kegiatan patroli hutan dan operasi tangkap tangan.

Saat ditemukan, kijang tersebut dalam kondisi sudah mati. Lokasi ditemukannya satwa dilindungi itu di kawasan hutan lindung di daerah Pujon. Tepatnya didekat lokasi wisata Coban Rondo.

“Kijang ini hasil perburuan di Pujon. Saat itu, tim memergoki pemburu, sayangnya pelaku melarikan diri,” kata Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid.

Saat ditemukan, kijang yang berjenis kelamin betina dewasa itu diduga tengah hamil. Selain kijang, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain yaitu karung yang diduga untuk mengangkut hasil buruan. Ada juga senjata tajam, tali dan ponsel.

Sementara, pelaku diduga berasal dari Pujon. “Saat ini kami masih di Mapolres Batu untuk koordinasi dengan reskrim,” lanjut Rosek.

Karena temuan ini sudah jelas memenuhi unsur pidana, yang melanggar UU No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pelaku diancam hukuman pidana 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Temuan ini menambah daftar panjang, perburuan satwa liar di kawasan hutan lindung di Malang Raya.

Tidak hanya kijang, tim Profauna Indonesia sebelumnya juga menemukan bangkai lutung jawa saat melakukan penyisiran hutan. Pihaknya mengatakan hutan di kawasan Pujon, Coban Rondo hingga Ngantang juga terpantau oleh Tim Profauna Indonesia. Karena marak terjadi perburuan satwa dilindungi seperti kijang dan burung. Saat ini timnya masih terus melanjutkan patroli hutan bersama tim gabungan dari unsur BKSDA Jatim dan Perhutani.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/