alexametrics
22 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Perbaikan Akses Pantai Malang Selatan Tunggu JLS Rampung

MALANG – Ini patut menjadi perhatian warga di Malang Selatan (Malsel), juga wisatawan yang ingin mengunjungi pantai di Malsel. Jalan-jalan desa yang rusak di Kecamatan Bantur dan beberapa kawasan lain sepertinya tidak akan segera mulus dalam waktu dekat.

Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah berkoordinasi dengan penanggung jawab proyek JLS. Prinsipnya, penanggung jawab proyek siap memperbaikinya setelah pembangunan JLS sisi barat, Malang-Blitar rampung. Informasinya, proyek JLS rampung delapan bulan lagi.

Tertundanya perbaikan jalan rusak di kawasan Bantur itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni kemarin (11/6). Penundaan dilakukan karena Romdhoni khawatir sia-sia jika diperbaiki saat ini. Sebab, kawasan tersebut masih akan dilintasi kendaraan berat bermuatan material JLS. Kendaraan itulah yang diduga memicu kerusakan jalan desa.

Romdhoni menceritakan, awalnya rencana pengiriman terakhir material JLS akan dilakukan pada Mei atau setelah Lebaran. Namun, dalam kenyataannya hingga saat ini proses pengiriman material masih terus berlanjut.

”Masih belum selesai masih terus ada pengiriman,” katanya.

Dia mengatakan, dalam perkiraannya saat ini pembangunan proyek JLS sudah sekitar 60 persen. Sehingga pembangunannya juga masih akan berlanjut. Ditargetkan pembangunan jalan yang akan tembus hingga Kabupaten Blitar itu akan rampung sekitar delapan bulan lagi.

”Diperkirakan proyek JLS akan rampung pada Februari 2022,” imbuhnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat bersabar terlebih dahulu apabila banyak jalan yang rusak atau berlubang di Kecamatan Bantur hingga menuju arah JLS Pantai Selatan. Karena jika dipaksakan untuk segera diperbaiki, jalur di sana juga tak akan awet.

”Jadi harus menunggu itu selesai dulu,” pungkas Romdhoni. (fik/dan/rmc)

MALANG – Ini patut menjadi perhatian warga di Malang Selatan (Malsel), juga wisatawan yang ingin mengunjungi pantai di Malsel. Jalan-jalan desa yang rusak di Kecamatan Bantur dan beberapa kawasan lain sepertinya tidak akan segera mulus dalam waktu dekat.

Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah berkoordinasi dengan penanggung jawab proyek JLS. Prinsipnya, penanggung jawab proyek siap memperbaikinya setelah pembangunan JLS sisi barat, Malang-Blitar rampung. Informasinya, proyek JLS rampung delapan bulan lagi.

Tertundanya perbaikan jalan rusak di kawasan Bantur itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni kemarin (11/6). Penundaan dilakukan karena Romdhoni khawatir sia-sia jika diperbaiki saat ini. Sebab, kawasan tersebut masih akan dilintasi kendaraan berat bermuatan material JLS. Kendaraan itulah yang diduga memicu kerusakan jalan desa.

Romdhoni menceritakan, awalnya rencana pengiriman terakhir material JLS akan dilakukan pada Mei atau setelah Lebaran. Namun, dalam kenyataannya hingga saat ini proses pengiriman material masih terus berlanjut.

”Masih belum selesai masih terus ada pengiriman,” katanya.

Dia mengatakan, dalam perkiraannya saat ini pembangunan proyek JLS sudah sekitar 60 persen. Sehingga pembangunannya juga masih akan berlanjut. Ditargetkan pembangunan jalan yang akan tembus hingga Kabupaten Blitar itu akan rampung sekitar delapan bulan lagi.

”Diperkirakan proyek JLS akan rampung pada Februari 2022,” imbuhnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat bersabar terlebih dahulu apabila banyak jalan yang rusak atau berlubang di Kecamatan Bantur hingga menuju arah JLS Pantai Selatan. Karena jika dipaksakan untuk segera diperbaiki, jalur di sana juga tak akan awet.

”Jadi harus menunggu itu selesai dulu,” pungkas Romdhoni. (fik/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/