alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Sport Tourism Paralayang Modangan, Malang Tunggu Sentuhan Investor

MALANG – Geliat investasi di wilayah pesisir Malang Selatan kini menjadi yang paling ditunggu-tunggu realisasinya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara menyampaikan, saat ini ada investor asal Belanda yang berniat menanamkan modalnya di Kabupaten Malang untuk pengembangan kawasan pantai Malang Selatan.

Rencana investasi tersebut seiring proyek Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang kini tengah dikebut untuk penuntasannya. Termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah dilakukan. Made berharap wacana tersebut akan membawa kemajuan terhadap pantai-pantai di Malang Selatan, termasuk Pantai Modangan di Kecamatan Donomulyo. ”Ya, kami berharap dengan adanya investor ini nanti semua pantai bisa dimaksimalkan. Kebutuhan yang selama ini belum bisa ter-back up oleh pemda, harapannya bisa lebih mudah direalisasikan bersama investor,” kata Made.

Seperti diketahui, sport tourism paralayang menjadi satu ikon andalan di Pantai Modangan. Pantai yang terletak di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, itu memang punya potensi tinggi untuk menjadi destinasi wisata olahraga level internasional. Dengan pemandangan laut sekaligus pegunungan serta air terjun dalam satu tempat, Pantai Modangan menjadi satu-satunya pantai yang punya spot paralayang di Kabupaten Malang.

”Paralayang jadi ikon wisata di pantai ini sekaligus menjadi pembeda dari pantai-pantai lainnya yang ada di kabupaten,” terang Made. Sebagai informasi, pengelolaan Pantai Modangan saat ini berada di bawah Pemerintah Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Maka, tugas pemkab dalam hal ini yakni memberikan dukungan berupa bantuan untuk pengembangan kawasan tersebut, seperti pembangunan jalan dan fasilitas penunjang lainnya. ”Semua potensi sudah ada, tinggal dikembangkan dan dilengkapi saja. Dengan fasilitas penunjang seperti kamar mandi yang layak dan jalan yang bagus, harapannya wisatawan akan semakin tertarik untuk datang ke sana (Modangan),” ujar Made optimistis. (rmc/fik/c1/iik)

MALANG – Geliat investasi di wilayah pesisir Malang Selatan kini menjadi yang paling ditunggu-tunggu realisasinya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara menyampaikan, saat ini ada investor asal Belanda yang berniat menanamkan modalnya di Kabupaten Malang untuk pengembangan kawasan pantai Malang Selatan.

Rencana investasi tersebut seiring proyek Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang kini tengah dikebut untuk penuntasannya. Termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah dilakukan. Made berharap wacana tersebut akan membawa kemajuan terhadap pantai-pantai di Malang Selatan, termasuk Pantai Modangan di Kecamatan Donomulyo. ”Ya, kami berharap dengan adanya investor ini nanti semua pantai bisa dimaksimalkan. Kebutuhan yang selama ini belum bisa ter-back up oleh pemda, harapannya bisa lebih mudah direalisasikan bersama investor,” kata Made.

Seperti diketahui, sport tourism paralayang menjadi satu ikon andalan di Pantai Modangan. Pantai yang terletak di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, itu memang punya potensi tinggi untuk menjadi destinasi wisata olahraga level internasional. Dengan pemandangan laut sekaligus pegunungan serta air terjun dalam satu tempat, Pantai Modangan menjadi satu-satunya pantai yang punya spot paralayang di Kabupaten Malang.

”Paralayang jadi ikon wisata di pantai ini sekaligus menjadi pembeda dari pantai-pantai lainnya yang ada di kabupaten,” terang Made. Sebagai informasi, pengelolaan Pantai Modangan saat ini berada di bawah Pemerintah Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Maka, tugas pemkab dalam hal ini yakni memberikan dukungan berupa bantuan untuk pengembangan kawasan tersebut, seperti pembangunan jalan dan fasilitas penunjang lainnya. ”Semua potensi sudah ada, tinggal dikembangkan dan dilengkapi saja. Dengan fasilitas penunjang seperti kamar mandi yang layak dan jalan yang bagus, harapannya wisatawan akan semakin tertarik untuk datang ke sana (Modangan),” ujar Made optimistis. (rmc/fik/c1/iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/