alexametrics
21.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Pemuda Singosari Terseret Ombak di Pantai Sendiki

KABUPATEN – Hari pertama pembukaan destinasi wisata di Kabupaten Malang, Pantai Sendiki langsung memakan korban, Sabtu (15/5). Seorang pemuda bernama Yuda asal Singosari hanyut terbawa ganasnya ombak saat berlibur di pantai yang terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu.
Ketua SAR Bhayangkara Polres Malang Joko Kempong mengatakan, kronologi peristiwa tersebut bermula ketika 7 orang pemuda dengan membawa 4 motor datang dari Singosari sekitar pukul 08.00 WIB di Pantai Sendiki.
“Kemudian 7 anak tersebut langsung menuju pantai kurang lebih jam 08.30. nyampai di pantai, dan langsung bermain di pinggir pantai,” terangnya.
Setelah bermain ayunan di pantai Sendiki, Yuda (19) dan salah seorang teman bernama Fitrah (17) ingin bermain air di pantai. Namun sebelum sampai di air, datang ombak esar dan menyeret kedua pemuda tersebut. Beruntungnya, Fitrah berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas, Yuda harus terseret menjauh dari bibir pantai. Mengetahui hal tersebut, penjaga pantai segera berusaha memberikan pertolongan. Namun usahanya tak berhasil karena ombak yang tinggi.
“Petugas yang ada di lokasi mengatakan bahwa gelombang disana sangat ekstrem. Sehingga proses evakuasi masih menemui kendala,” imbuhnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih berusaha mencari keberadaan korban menggunakan beberapa perahu. Dia mengimbau agar pengunjung pantai bisa berhati-hati saat berada di lokasi wisata.
“Kalau memang ombaknya tinggi lebih baik tak usah bermain air dahulu, demi keselamatan,” pungkasnya.
Pewarta: Achmad Fikyansyah
KABUPATEN – Hari pertama pembukaan destinasi wisata di Kabupaten Malang, Pantai Sendiki langsung memakan korban, Sabtu (15/5). Seorang pemuda bernama Yuda asal Singosari hanyut terbawa ganasnya ombak saat berlibur di pantai yang terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu.
Ketua SAR Bhayangkara Polres Malang Joko Kempong mengatakan, kronologi peristiwa tersebut bermula ketika 7 orang pemuda dengan membawa 4 motor datang dari Singosari sekitar pukul 08.00 WIB di Pantai Sendiki.
“Kemudian 7 anak tersebut langsung menuju pantai kurang lebih jam 08.30. nyampai di pantai, dan langsung bermain di pinggir pantai,” terangnya.
Setelah bermain ayunan di pantai Sendiki, Yuda (19) dan salah seorang teman bernama Fitrah (17) ingin bermain air di pantai. Namun sebelum sampai di air, datang ombak esar dan menyeret kedua pemuda tersebut. Beruntungnya, Fitrah berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas, Yuda harus terseret menjauh dari bibir pantai. Mengetahui hal tersebut, penjaga pantai segera berusaha memberikan pertolongan. Namun usahanya tak berhasil karena ombak yang tinggi.
“Petugas yang ada di lokasi mengatakan bahwa gelombang disana sangat ekstrem. Sehingga proses evakuasi masih menemui kendala,” imbuhnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih berusaha mencari keberadaan korban menggunakan beberapa perahu. Dia mengimbau agar pengunjung pantai bisa berhati-hati saat berada di lokasi wisata.
“Kalau memang ombaknya tinggi lebih baik tak usah bermain air dahulu, demi keselamatan,” pungkasnya.
Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/